Kesenian Ketoprak Gamelan

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meskipun merupakan perkembangan lebih lanjut dari Ketoprak Lesung, akan tetapi fungsi dari pertunjukan Ketoprak Gamelan ini tidak berubah, yaitu sebagai media hiburan bagi masyarakat dan terkadang menyelipkan penerangan-penerangan dari pemerintah kepada mereka. Hanya saja cerita yang dimainkan dalam Ketoprak Gamelan lebih banyak diambil dari cerita babad, yaitu tentang kerajaan-kerajaan yang pernah ada, terutama di pulau Jawa.

Untuk mementaskan Ketoprak ini diperlukan pendukung sebanyak kurang lebih ada 34 orang pemain, masing-masing pemain berfungsi penabuh gamelan, waranggana, dan juga dalang.
Lama pertunjukan ketoprak ini dalam pementasan mencapai 7 hingga 8 jam, dan dapat dilakukan baik di siang hari maupun di malam hari.

Dalam pertunjukan Ketoprak Gamelan para aktor biasanya akan berpedoman pada naskah singkat yang telah dibuat oleh dalang. Naskah ini hanya akan memuat pedoman tentang adegan apa yang harus ditampilkan dari inti cerita yang dipentaskan.

Dialog, blocking, dan lain-lain sepenuhnya dilakukan oleh pemain secara improvisasi. Ketoprak Gamelan ini menggunakan alat musik yang bernama gamelan Jawa lengkap pelog dan juga slendro, atau slendro saja. Para pemain Ketoprak ini memakai kostum dan juga make up yang bersifat nyata yang disesuaikan dengan peran dan juga waktu ketika mereka tampil.

Tempat pertunjukan biasanya berupa pentas yang berbentuk panggung dengan dekorasi latar belakang yang bersifat nyata (sesuai dengan lokasi kejadian, contohnya di hutan, di kraton dan lain-lain). Demikian juga dialog yang digunakan para pemainnya.

Ketoprak Gamelan ini dapat dikatakan sebagai drama tradisional yang mengambil cerita tentang kerajaan-kerajaan di tempo dulu.Sebelum permainan utama Ketoprak Gamelan di mulai, biasanya akan disuguhkan terlebih dahulu pertunjukan tambahan yang berupa tari-tarian yang tidak ada hubungannya dengan cerita yang akan dimainkan.

No comments: