Mencintai Musik dan Kuliner Khas Minang Kabau

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement


Sejarah Musik Minang Kabau

Bicara tentang soal menggarap konsep yang menjadi pengembangan musik tradisional atau musik daerah yang harus disesuaikan dengan kepentingan seni pada pertunjukan sesuai kebutuhan individu atau kelompok. Adanya suatu pengembangan tersebut yang berarti dinamika dari sebuah gagasan musik yang sudah berdasarkan dari pengembangan musik tradisional atau musik daerah  itu sendiri otomatis telah membuka kesempatan terhadap  jenis musik tradisional yang ada dan sudah  mempunyai pola melodi ataupun bisa di sebut ritme yang  dinamis yang mendapat tempat untuk mengisi bagian-bagian dalam sistem musik baru.

Yang termasuk kategori lagu daerah yang terdapat di nusantara ini yaitu antara lain : - Ayam Den Lapeh berasal dari suku Minangkabau kemudian  Butet berasal dari Batak selanjutnya Lancang Kuning berasal dari suku Melayu Riau dan Jali-Jali berasal dari suku Betawi kemudian Bubuy Bulan berasal dari suku Sunda selanjutnya Rek Ayo Rek berasal dari Jawa Timur kemudian Hela Rotane berasal dari  Maluku selanjutnya Jaje Nak Ee berasal dari  Bali dan yang terakhir Yamko Rambe Yamko berasal dari Papua.

Setelah Melalui pemikiran kreativitas dari seniman, lagu-lagu daerah seperti yang telah di sebutkan di atas telah menggunakan iringan musik dengan alat musik yang pada umumnya berasal dari alat-alat musik barat sehingga lagu-lagu pada daerah tersebut dikelompokan kepada lagu pop daerah masing-masing.
Ide yang menginspirasi musikal dalam hal ini ada hubungannya dengan penciptaan musik baru yang biasanya dimiliki oleh para-para seniman musik dan pastinya itu tidak dapat diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan yang bersifat formal karena bakat seniman itu sudah menjadi suatu bawaan atau karunia dari tuhan yang diperolehnya semenjak dari lahir di dunia.

Pada Kenyataan seperti itulah dapat kita lihat pada lembaga-lembaga pendidikan yang bersifat  formal yang bahwasanya mata pelajaran tersebut yang berhubungan dengan isi musik yang diajarkan itu seperti yang telah tertera pada kurikulum yang sudah ada tapi hasilnya mahasiswa atau pelajar yang sudah ada bakat juga yang sudah dapat atau mampu menyelesaikan dengan sangat baik tanpa adanya banyak rintangan dan kendala yang melintang. 

Asal-Usul Rendang

Masakan Rendang

Tidak dapat di pungkiri Hampir semua orang yang berdomisili di negara Indonesia mengenal apa itu makanan rendang dan mengetahui banyaknya jumlah yang tak terhitung rumah makan Padang yang tersebar sudah di seluruh Nusantara bahkan plosok nusantara.tetapi apakah ada di antara kalian yang mengetahui tentang  sejarah makanan atau masakan rendang ini? Rendang ialah merupakan sebuah makanan terlezat tradisional dari suatu daerah yang bernama Sumatera Barat, tepatnya di Minangkabau, yang memang terbuat dari daging sapi pilihan yang dibalut dengan racikan bumbu dan rempah-rempah yang mempunyai cita rasa pedas.
Dari manakah asal muala masakan rendang ini? telah tercatat mengenai rendang ini sebagai kuliner tradisional Minang kabau yang di mulai ditulis secara massif pada pertama abad ke 19.

Rendang atau bisa di sebut randang adalah masakan daging sapi atau kerbauyang bercita rasa amat pedas yang menggunakan rempah-rempah campuran dari berbagai bumbu pilihan. Masakan ini dapat dihasilkan dari awal  proses memasak yang harus dipanaskan terlebih dahulu dengan cara berulang-ulang dengan santan kelapa yang gurih.Dari proses memasaknya saja bisa memakan waktu berjam-jam atau sekitaran empat jam sampai kering dan berubah menjadi  warna hitam pekat. Di dalam suhu ruangan, rendang bisa bertahan sampai berminggu-minggu lamanya.tetapi rendang yang dimasak dalam jangka waktu yang lebih singkat dari biasanya dan santannya belum sampai mengering bisa disebut kalio yang mempunyai warna coklat terang serta keemasan.

Makanan Rendang ini dapat kita jumpai di Rumah Makan Padang atau rumah makan minang di seluruh belahan dunia. Masakan rendang ini sanagt populer di kalangan masyarakat di Indonesia khusus nya di sumatra barat dan negara-negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, Thailand dan myanmar. Pada daerah asalnya yaitu Minangkabau, rendang ini disajikan dalam  upacara adat atau perhelatan istimewa yang di selenggarakan. Meskipun makanan rendang ini  merupakan masakan tradisional khas suku Minangkabau secara garis besar, masing-masing pada daerah di Minangkabau sudah memiliki teknik memasak makanan dan penggunaan bumbu yang berbeda-beda, tergantung jenis rasa yang di hasilkan.

Keunikan pada makanan rendang ini adalah penggunaanya bumbu-bumbu dan rempah-rempah alami, yang mempunyai sifat antiseptik serta membunuh bakteri patogen yang ada sehingga dapat mempunyai sifat sebagai bahan pengawet alami tanpa bahan kimia. Rempah-rempah seperti Bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas diketahui sudah memiliki aktivitas antimikroba yang amat kuat.Tidak mengherankan lagi jika makanan rendang ini dapat disimpan satu minggu atau bahkan hingga empat minggu sekaligus.

No comments: