Mengenal Kesenian Wayang Klithik

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wayang Klithik adalah wayang yang terbuat dari sebuah kayu dan berbentuk dua dimensi (pipih). Wayang ini hampir mendekati bentuk dari Wayang Kulit. Terdapat persamaan antara wayang kulit dan juga wayang klithik, diantaranya adalah seperti pada tata bahasa yang digunakan dalam dialog, gamelan, vokalis, desain lantai, alat penerangan yang dipakai didalam pertunjukan dan lain-lain.

Pertunjukan wayang klithik biasanya hanya berfungsi sebagai tontonan biasa yang terkadang di dalam ceritanya diselipkan unsur penerangan-penerangan dari pemerintah. 

Settingan panggung wayang klithik sedikit agak berbeda dengan wayang kulit. Wayang klithik meskipun desain lantainya berupa garis lurus, akan tetapi tidak menggunakan layar, dalam menancapkan wayang  juga digunakan bambu yang telah dilubangi.

Cerita yang ditampilkan dalam pertunjukan wayang klithik ini diambil dari cerita babad, dan biasanya hanya diambil dari babad Majapahit, mulai dari masuknya Damarwulan yang menjadi abdi hingga dia menjadi raja.

Dalang wayang klithik umumnya memperoleh pengetahuan tentang kesenian ini dari orang tua mereka yang juga seorang dalang wayang klithik. Lembaga pendidikan untuk dalang wayang klithik ini tidak dijumpai, sebab wayang ini memang kurang populer di dalam masyarakat.

No comments: