5 Fakta dari Candi Sewu

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement


1. Jumlah Seluruh Candinya Tidak seribu

Jika dilihat, candi ini memang terlihat banyak sekali, sehingga banyak orang yang menyebut candi ini Candi Sewu dan mengira candi ini benar-benar berjumlah seribu. Sebuah legenda yang populer di kalangan masyarakat yaitu Roro Jonggrang juga ikut berperan dalam penyebutan candi ini. Disebutkan pada legenda itu Bandung Bondowoso diminta untuk membangunkan 1000 candi sebagai syarat menikahi Roro Jonggrang. Namun faktanya Kompleks Candi ini tidak berjumlah seribu. Jumlah candi di Kompleks Candi Sewu hanya berjumlah 249 yang terdiri dari 1 bangunan candi utama, 8 Candi Apit dan juga 240 Candi Perwara.

2. Kompleks Candi Budha Terbesar di Indonesia

Banyak orang yang telah mengetahui bahwa Candi Budha terbesar adalah Candi Borobudur yang berada di Kabupaten Magelang. Namun pada kenyataanya Kompleks Candi Budha terbesar di Indonesia adalah Candi Sewu. Kompleks Candi Sewu ini menampung 249 candi dan juga 8 Arca Dwarapala. Fakta bahwa Candi Sewu merupakan Kompleks Candi Budha Terbesar yang ada di Indonesia adalah telah diakuinya oleh UNESCO di dalam pernyataan Outstanding Universal Value-nya.

3. Merupakan Kompleks Candi yang telah ditetapkan oleh Unesco sebagai Warisan Dunia

Mungkin masyarakat hanya mengenal Candi Prambanan sebagai Candi yang telah diakui oleh Unesco sebagai Warisan Dunia. Akan tetapi Unesco juga menetapkan candi-candi lainnya yang berada di kawasan Prambanan menjadi warisan dunia. Selain Candi Prambanan, terdapat candi yang telah ditetapkan UNESCO seperti Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan juga Candi Asu. Semua candi ini kemudian diberi nomor sama yaitu 642.

4. Candi Satu-Satunya yang Mempunyai Site Museum di Indonesia

Jika mengunjungi Candi Sewu ini rasanya tidak lengkap jika tidak mengunjungi Museumnya. Museum ini tidak menceritakan tentang Candi Sewu, malainkan menceritakan tentang proses pemugaran sebuah candi. Letak dari Museum ini berada di Utara Kompleks Candi Sewu. Selain menceritakan tentang proses pembugaran sebuah candi, museum ini juga dilengkapi ruang audio visual, sehingga para pengunjung dapat menggali pengetahuan tentang candi-candi yang terdapat di Kawasan Prambanan melalui sebuah film yang di putar.

5. Butuh 200 Tahun dalam Memugarkan Keseluruhan dari Kompleks Candi Sewu

Pada saat ini pemerintah melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya kabupaten Jawa Tengah terus mengadakan kegiatan pemugaran di Kompleks Candi ini yang jumlahnya mencapai 249. Sampai dengan saat ini upaya dalam pemugaran telah berhasil memugar satu candi induk, yaitu Candi Apit dan beberapa Candi perwara. Jadi candi yang belum dipugar sekitar 200 candi. Setiap candi ini memerlukan satu tahun dalam pemugarannya. Hal tersebut dikarenakan pemugaran merupakan suatu kegiatan yang cukup rumit dari tahap pencarian batu, susun percobaan, hingga rebuilding. Jika satu candi memakan waktu satu tahun, maka untuk menyelesaikan 200 candi harus menunggu 200 tahun.

No comments: