Bakar Ilo Sanggari, Tradisi Menyambut Hari Raya Idul Fitri di NTB



Nusa Tenggara Barat atau NTB merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia. Sesuai dengan namanya, provinsi yang satu ini meliputi bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara. Dua pulau terbesar yang ada di provinsi ini adalah Lombok yang terletak di bagian barat dan Sumbawa yang terletak di bagian timur. Ibu kota provinsi NTB ini adalah Kota Mataram yang terletak di Pulau Lombok.

Sebagian besar penduduk Lombok berasal dari suku Sasak, sementara itu suku Bima dan Sumbawa merupakan kelompok etnis terbesar yang ada di Pulau Sumbawa. Mayoritas penduduk di Nusa Tenggara Barat adalah beragama Islam.

Masuknya agama Islam ke Nusa Tenggara Barat ini ditandai dengan kehadiran Kerajaan yang dipimpin Prabu Rangkesari, Pangeran Prapen, putera Sunan Ratu Giri. Didalam Babad Lombok disebutkan, pengislaman ini merupakan sebuah upaya dari Raden Paku atau Sunan Ratu Giri dari Gersik yang memerintahkan para raja-raja Jawa Timur dan Palembang untuk menyebarkan agama Islam ke berbagai wilayah yang ada di Nusantara.

Dalam menyambut hari raya Idul Fitri, masyarakat dari NTB biasanya akan mengadakan sebuah ritual yang bernama Bakar Ilo Sanggari. Ilo Sanggari ini merupakan sebuah lentera yang terbuat dari sebilah bambu yang kemudian dililit dengan minyak biji jarak pagar. Lentera yang terbuat dari bahan bambu dan dililit minyak biji jarak ini kemudian dibakar, dipasang disekeliling rumah, sehingga di setiap rumah akan bercahaya dengan nyala api. Masyarakat NTB mempercayai bahwa dengan menyalakan lentera, para malaikat dan roh leluhur mereka akan datang serta memberikan berkah di hari Lebaran.

Hari raya Idhul Fitri ini merupakan pintu kemenangan bagi masyarakat muslim setelah satu bulan lamanya dalam menjalankan ibadah puasa.  Hari raya merupakan sebuah hari kemenangan, setelah satu bulan pula berperang dalam melawan hawa nafsu. Untuk merayakan kemenangan itu, masyarakat di NTB menyambutnya dengan kesemarakan.

Setiap tahun masyarakat dari NTB akan selalu membakar Ilo Sanggari. Meskipun terdapat beberapa masyarakat yang sudah tidak menyelenggarakannya tradisi ini lagi, namun bagi masyarakat lain mereka mempercayai bawah dengan membakar Ilo Sanggari ini para Malaikat dan roh leluhur akan datang untuk memberikan berkah serta rejeki di hari lebaran.
Suka artikel berjudul Bakar Ilo Sanggari, Tradisi Menyambut Hari Raya Idul Fitri di NTB, Yuk bagikan ke: