Ngarai Sianok di Bukit Tinggi



Ngarai Sianok ialah  merupakan lembah curam yang telah berada di tengah-tengah Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Lembah yang panjang dan juga berkelok-kelok ini terletak di sebelah selatan Ngarai Koto Gadang sampai dengan Ngarai Sianok Enam Suku, dan juga berhenti di Palupuh. Lembah yang curam ngarai ini mempunyai kedalaman yakni 100 m dan juga memunyai panjang kurang lebih yakni 15 km dengan lebar yaitu 200 m. Ngarai Sianok ini merupakan juga pemisah pulau Sumatera menjadi 2 bagian yang membentuk memanjang atau juga disebut Patahan Semangko.

 Sepanjang patahan ini yang dindingnya sangatlah curam serta tegak lurus ini juga membentuk lembah hijau yang juga merupakan hasil sinklinal atau gerakan turunnya kulit bumi. Pada tahun 2007 akibat gempa di Sumatera sebagian dindingnya pun runtuh, tetapi Ngarai Sianok ini masih tetap mempesona para wisatawan yang datang ke kawasan ini. Meskipun demikian Ngarai Sianok ini juga mendapatkan The Best Tourism Object dalam perlombaan Penghargaan Padang Tourism Award tahun 2007 yang berlangsung di daerah Padang, Sumatera Barat.
Lembah Ngarai Sianok

Tidak hanya itu saja pemandangan di tebing yang curam saja, Batang Sianok atau (batang dalam bahasa Minangkabau berarti sungai) yang telah mengalir di Ngarai Sianok ini pun menambah keindahan lokasi wisata di Provinsi Sumatera Barat. Airnya yang cukup jernih ini juga bermuara di Samudera Hindia. Terkadang juga aliran Sungai Sianok sering sekali digunakan untuk beraktivitas olah raga air seperti contoh, arung jeram, kayak, dan juga kano.

Selain itu juga, di sepanjang tepi sungai ini masih dapat dijumpai bunga rafflesia yang tumbuh sangat subur dan juga beraneka ragam tumbuhan obat-obatan. Jika ingin melihat satwa liar,  bisa juga masuk ke dalam hutan di lembah Sianok ini. Beberapa hewan yang bisa temui yakni siamang, lalu monyet ekor panjang, rusa, macan tutul, kemudian babi hutan, dan juga mungkin tapir asia.
Lembah Ngarai Sianok

Jika dari Padang, untuk menuju ke daerah Bukittinggi  bisa juga menggunakan transportasi darat dengan kendaraan angkutan umum. Waktu yang ditempuh kurang lebih sekitar selama 2 jam. Setibanya di daerah Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan angkutan umum yang sudah banyak dijumpai menuju ke kawasan objek Ngarai Sianok ini. Untuk kenyamanan, disarankan untuk lebih baik menggunakan mobil pribadi atau juga dengan agen travel.

Suka artikel berjudul Ngarai Sianok di Bukit Tinggi, Yuk bagikan ke: