Ritual Siraman Adat Jawa



Ritual Siraman adalah sebuah ritual  atau upacara memandikan kedua calon mempelai yang dilaksanakan satu hari saat sebelum akad nikah. Upacara yang dilaksanakan terpisah ini biasanya dilakukan oleh kedua mempelai dihadapan keluarga mereka masing-masing. Didalam budaya Keraton Yogyakarta, upacara Siraman ini dilakukan secara khusus.

Upacara Siraman pada Keraton Yogyakarta dilaksanakan di Sekar Kedatonan bagi mempelai perempuan, sedangkan bagi mempelai pria dilaksanakan di Gedong Kompa di Kasatriyan dan juga baru akan dilaksanakan setelah mempelai perempuan telah selesai melakukan Siraman. Upacara Siraman ini biasanya dilakukan oleh para putri, garwa pangeran, dan juga para istri penghulu yang dipimpin oleh seorang lurah putri.

Setelah selesai dalam melakukan Siraman, mempelai perempuan kemudian melanjutkan proses kerik di emper atau teras Bangsal Prabayeksa. Prosesi kerik ini adalah sebuah prosesi membentuk cengkorongan atau pola hias bagian kepala untuk paes. Selain itu juga para putri akan menghilangkan bulu-bulu halus yang ada di tengkuk dan kening mempelai perempuan.  Setelah selesai, mempelai perempuan akan duduk di emper Prabayeksa bagi putri sultan, sedangkan bagi menantu sultan akan duduk di Bangsal Sekar Kedatonan

Suka artikel berjudul Ritual Siraman Adat Jawa, Yuk bagikan ke: