Tari Melinting, Tarian Tradisional Dari Provinsi Lampung


Tari Melinting, Tarian Tradisional Dari Provinsi Lampung

Tari Melinting merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Melinting, Kecamatan Labuhan Meringgai, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Kesenian tari ini dianggap sebagai salah satu kesenian klasik, dikarenakan tarian ini telah ada semenjak masuknya Islam di Nusantara.

Sejarah munculnya tari Melinting ini dipercaya berasal dari kata meninting, yang memiliki arti membawa. Kata meninting juga muncul bersamaan dengan masuknya ajaran agama Islam di Nusantara, sehingga dapat disimpulkan bahwa Meninting ini dapat berarti membawa misi Islam.

Selain bermakna membawa misi Islam, Tari Melinting ini juga dipercaya dibuat oleh Ratu Melinting. Ratu Melinting adalah seorang ratu yang memimpin di sebuah daerah yang diberi nama Melinting. Pada zaman dahulu, ayah dari Pangeran Panembahan Mas yang bergelar Minak Kejala Biddin dan juga saudaranya, Minak Kejala Ratu meminta pertolongan kepada ayahnya, yaitu Sultan Maulana Hasanuddin yang masih berada di Provinsi Banten. Mereka meminta pertolongan dikarenakan daerah mereka sering terjadi perampokan. Sultan Banten kemudian akhirnya mengirimkan “Petunggu Batang”, yaitu berupa bibit jati, bibit melaka, burung kepala putih, dan juga katang-katang. Tidak disangka, batang melinting ini tumbuh disela-sela pohon jati. Maka sejak saat itu, daerah tersebut kemudian dinamakan Melinting.

Tari Melinting ini awalnya merupakan tarian sakral, dikarenakan tarian ini dibuat oleh Ratu Melinting. Namun seiring dengan perkembangan zaman, tarian melinting ini diperbolehkan untuk ditarikan oleh masyarakat umum. Sayangnya, tarian melinting ini belum dikenal secara luas, baik oleh itu masyarakat Lampung maupun masyarakat Indonesia umumnya.

Suka artikel berjudul Tari Melinting, Tarian Tradisional Dari Provinsi Lampung, Yuk bagikan ke: