Tari Pa'Gellu, Tarian Tradisional Dari Provinsi Sulawesi Selatan


Tari Pa'Gellu, Tarian Tradisional Dari Provinsi Sulawesi Selatan

Tari Pa’gellu merupakan tarian yang berasal dari daerah Tana Toraja. Tarian ini biasanya akan dipentaskan dalam rangkaian upacara adat Pa’gellu atau ma’gellu, yaitu dalam bahasa setempat memiliki arti menari-nari dengan gembira, sambil tangan dan badan bergoyang dengan gemulai, meliuk-liuk lenggak-lenggok. Hal ini dapat berarti bahwa tarian pa’gellu’ dilakukan dengan maksud untuk menghibur hati para penontonnya, ungakapan kegembiraan, serta sukacita.

Gerakan dasar dari tarian ini adalah gambaran dari sebuah kehidupan yang berisi spirit, keseimbangan, kesopanan, dan juga kebersamaan. Tari pa’gellu’adalah tarian sukacita yang biasa dipentaskan pada saat upacara adat yang sifatnya gembira seperti pentahbisan rumah dan penyambutan para tamu. Upacara rambu tuka (acara syukuran) akan selalu dimeriahkan dengan pementasan tari pa’gellu’, sedangkan diupacara kematian rambu solo’, adalah tabu untuk menampilkannya.

Tarian Pa’gellu ini dibawakan oleh 5, 7, atau 9 (ganjil) orang gadis yang telah beranjak dewasa dan juga akan menampilkan 12 macam gerakan. Gerakan tersebut merupakan representasi dari aktivitas keseharian para gadis-gadis Toraja, membentuk suatu jalinan cerita yang kemudian terangkai dari satu gerakan ke gerakan lainnya, mulai itu dari kelahiran, proses menjalani kehidupan, dan bagian akhir dari kehidupan manusia. Termasuk juga di dalamnya tiruan dari gerakan-gerakan hewan yang dianggap memiliki makna filosofis serta memberi pelajaran berharga bagi manusia.

Musik dalam mengiringi tarian ini adalah tetabuhan gendang yang akan dibawakan oleh 3 atau 4 orang laki-laki. Mereka akan memukul gendang secara terus menerus dan sambil sesekali meneriakkan cekikikan khusus yang akan semakin menambah meriahnya suasana.

Suka artikel berjudul Tari Pa'Gellu, Tarian Tradisional Dari Provinsi Sulawesi Selatan, Yuk bagikan ke: