Titi, Simbol Keagungan dari Suku Mentawai



Tato atau seni lukis pada bagian tubuh manusia merupakan budaya kontemporer yang telah lama berkembang di masyarakat dunia, khusunya di Indonesia. Tidak sedikit masyarakat urban yang mentato tubuh mereka dengan gambar-gambar filosofis atau hanya sekedar tulisan. Namun bagaimana tato dalam sudut pandang budaya yang ada Indonesia?

Suku Mentawai merupakan salah satu suku asli yang ada di Indonesia dan berasal dari Sumatera Barat. Masyarakat suku ini memiliki suatu adat atau budaya untuk mentato diri mereka, budaya ini disebut dengan Titi. Titi merupakan budaya mentato diri dengan bentuk garis atau simbol-simbol tertentu. Dalam Arat Sabulungun, atau aliran dari kepercayaan masyarakat pedalaman Mentawai, Titi merupakan sebuah simbol keagungan yang berisi falsafah kehidupan dan perjalanan abadi menuju surga. Seseorang yang akan mentiti bagian tubuhnya harus menghidangkan santapan berupa daging babi dan ayam sebelum dirajah oleh Sipatiti, yaitu sang pentato.

Sayangnya, pada saat ini nilai keagungan Titi mulai memudar seiring dengan majunya wujud agama serta pendidikan formal. Kini, Titi hanya dianggap sebagai simbol keterbelakangan dan juga primitif bagi sebagian masyarakat yang ada di luar Kepulauan Mentawai.

Suka artikel berjudul Titi, Simbol Keagungan dari Suku Mentawai, Yuk bagikan ke: