Batik Besurek, Batik Khas Dari Bengkulu



Batik Besurek ini adalah jenis batik yang berasal dari Provinsi Bengkulu. Batik ini disebut Besurek, karena batik ini memiliki motif yang bertuliskan kaligrafi Arab. Arti dari besurek ini adalah bersurat atau tulisan. Konon, batik besurek ini diperkenalkan para pedagang Arab dan juga pekerja asal India pada abad XVII. Samapi saat ini motif yang dapat kita lihat tidak hanya motif kaligrafi.

Berikut ini adalah motif-motif dari Batik Besurek :
  1. Motif Kaligrafi, motif ini diambil dari huruf-huruf kaligrafi. Untuk batik besurek modern, umumnya kaligrafinya tidak mempunyai makna.
  2. Motif Bunga Rafflesia, kain batik ini bergambar bunga Rafflesia Arnoldi yang merupakan bunga raksasa khas dari bengkulu. Motif bunga rafflesia dapat dibilang sebagai motif utama pada kain besurek setelah kaligrafi.
  3. Motif Burung Kuau, motif ini bergambar seperti burung, namun terbuat dari rangkaian huruf-huruf kaligrafi
  4. Motif Relung Paku. motif ini memiliki bentuk yang meliuk-liuk seperti halnya tanaman relung paku.
  5. Motif Rembulan. Sesuai dengan namanya, motif yang satu ini merupakan motif yang digambar seperti rembulan yang bulat. Motif ini biasanya dipadukan dengan motif kaligrafi.

Sayangnya, para perajin dari batik tradisional mengeluh kesulitan dalam memasarkan batik khas dari Bengkulu ini. Padahal selama ini batik besurek tidak hanya digunakan kalangan bangsawan pada saat upacara adat, namun juga menjadi pakaian seragam dibeberapa sekolah dan juga pakaian dinas pemerintah daerah setempat.

Biasanya sepotong dari kain batik besurek ini dijual harga Rp 95 ribu. Sedangkan pada kain yang berbahan sutra dapat mencapai Rp 1 juta per stel. Para pengrajin berharap, pemerintah dapat membantu memasarkan batik besurek supaya dapat bersaing di dalam negeri maupun di mancanegara.

Suka artikel berjudul Batik Besurek, Batik Khas Dari Bengkulu, Yuk bagikan ke: