Inilah 8 Warisan Dunia Dari Indonesia Yang Diakui UNESCO



Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang menyimpan sejuta pesona. Apapun yang ada di Indonesia, pastinya selalu menarik untuk diulik, baik itu tentang budaya, kekayaan alam, binatang, tanaman, dan lain sebagainya. Tidak heran apabila UNESCO menobatkan beberapa kawasan yang ada di Negara Indonesia sebagai warisan dunia.

Suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di Indonesia, dimana 8 (delapan) kawasannya masuk dan terdaftar menjadi situs warisan dunia. Dilansir dari situs resmi UNESCO, berikut ini adalah 8 (delapan) warisan dunia dari Indonesia.

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur

Tidak dipungkiri bahwa candi suci agama Budha ini memang menakjubkan. Candi yang dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 ini terletak di Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1970-an, UNESCO juga membantu proses perawatan dan juga pemulihan candi tersebut.

2. Candi Prambanan

Candi Prambanan

Tidak hanya Candi Borobudur, Candi Prambanan juga masuk menjadi warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. Candi ini dibangun pada abad ke-10, dan merupakan sebuah kompleks candi terbesar yang didedikasikan untuk Dewa Siwa. Relief candi yang terletak di perbatasan antara Yogyakarta dan Klaten ini menggambarkan kisah dari Ramayana.

3. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo ini memang khas dan juga unik, karena masih memiliki hewan purbakala. Di Taman Nasional ini mampu menampung sekitar 5.700 komodo. Tidak heran apabila, taman nasional ini masuk menjadi warisan dunia.

4. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon

Seperti namanya, Ujung Kulon, taman nasional satu ini terletak di ujung paling barat di Pulau Jawa, yaitu tepatnya di semenanjung Ujung Kulon. Adapun hewan khas yang ada di Ujung Kulon ini adalah badak bercula satu.

5. Museum Purbakala Sangiran

Museum Purbakala Sangiran

Museum Purbakala Sangiran ini memang sangat terkenal dengan kawasan yang banyak ditemukan fosil-fosil prasejarah. Pada sekitar tahun 1936 sampai 1941 dilakukan penggalian pertama. Kemudian berlanjut sampai sekarang. Banyak fosil seperti Meganthropus Palaeo Javanicus dan juga Pithecanthropus Erectus atau Homo Erectus yang sudah terkenal di dunia, ditemukan di Sangiran. Pantaslah, kawasan ini masuk menjadi warisan dunia.

6. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz ini berada di Papua. Luas kawasannya sebesar 2.4 juta hektar sehingga menjadikan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman Nasional Nasional Lorentz menjadi situs warisan dunia menurut UNESCO sejak pada tahun 1999.

7. Hutan Hujan Tropis Sumatera

Hutan Hujan Tropis Sumatera

Salah satu kawasan hutan hujan tropis di Sumatera ini masuk kedalam warisan dunia versi UNESCO. Kawasan yang memiliki luas 2.5 juta hektar ini melingkupi tiga taman nasional, diantaranya Taman Nasional Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, serta Taman Nasional Bikit Barisan Selatan. Dimana kawasan tersebut mampu menjadi rumah bagi sekitar 200-an mamalia, 10.000 spesies tanaman, ratusan jenis burung, dan 21 hewan endemik.

8. Sistem Pengairan Subak Bali

Sistem Pengairan Subak Bali

Sistem pengairan khas dari masyarakat Bali ini masuk menjadi warisan dunia dari Indonesia. Sistem pengairan yang memanfaatkan sebuah kanal dan bendungan itu terbukti mampu mengairi sawah serta kuil seluas 19.500 hektar. Subak ini sendiri mencerminkan konsep filosofis dari Tri Hita, dimana menyatukan dunia manusia, alam gaib atau roh, dan juga alam. Sistem ini dinilai egaliter dan demokratis untuk para petani di Bali
Suka artikel berjudul Inilah 8 Warisan Dunia Dari Indonesia Yang Diakui UNESCO, Yuk bagikan ke: