Musik Patrol, Kesenian Musik Tradisional Dari Jawa Timur



Musik Patrol adalah sebuah kesenian musik tradisional yang memakai alat musik sederhana yakni kentongan. Kentongan yang digunakan bermacam-macam dengan berbagai ukuran serta dibunyikan secara teratur sehingga akan menghasilkan suara yang indah dan juga enak untuk didengar. Musik Patrol ini merupakan salah satu dari kesenian rakyat yang sangat terkenal dan juga tersebar diberbagai tempat di Provinsi Jawa Timur.

Sejarah Musik Patrol

Sejarah tentang asal-usul Musik Patrol ini masih belum pasti. Namun menurut sumber sejarah yang berkembang dikalangan masyarakat, Musik Patrol ini berawal dari alat musik kentongan yang digunakan oleh masyarakat zaman dahulu untuk ronda dan juga untuk membangunkan warga apa jika terjadi bahaya seperti pencurian ataupun bencana alam. Setelah berkembangnya agama Islam di Provinsi Jawa Timur, kentongan ini kemudian digunakan disaat bulan Ramadhan untuk membangunkan para warga untuk sahur.

Karena suara dari kentongan yang monotone, kemudian mereka membuat kentongan tersebut dengan berbagai ukuran sehingga dapat menghasilkan suara yang berbeda-beda. Dari situlah, mereka membuat suara yang berbeda-beda menjadi suara yang indah dan juga enak untuk didengar. Kesenian tersebut kemudian menjadi sebuah tradisi dan menyebar ke berbagai daerah di Provinsi Jawa Timur.

Pertunjukan Musik Patrol

Pertunjukan Musik Patrol

Dalam pertunjukan Musik Patrol ini biasanya akan dimainkan secara berkelompok dengan kentongan yang berbeda-beda ukurannya. Setiap kentongan ini mempunyai suara yang berbeda-beda dan disetiap kentongan hanya mempunyai satu suara saja, sehingga dalam penataan suara sangat diperlukan pada Musik Patrol ini. alat musik kentongan yang digunakan umumnya terbuat dari bambu dan juga kayu. Untuk kentongan yang terbuat dari bambu biasanya mempunyai ukuran dan suara yang lebih kecil, tetapi terdengar nyaring. Sedangakan pada kentongan yang terbuat dari kayu mempunyai ukuran dan suara yang besar. Kentongan jenis bambu dan juga kayu ini dibagi lagi menjadi beberapa kentongan dengan berbagai ukuran yang berbeda, sehingga kentongan tersebut lebih kaya suara.

Dalam pertunjukannya, semua jenis kentongan dikolaborasikan menjadi satu sajian suara yang indah dan juga enak untuk didengar. Pada setiap pertunjukan biasanya mereka akan membawakan beberapa lagu yang telah dikemas dengan gaya khas dari Musik Patrol. Lagu yang dibawakan umumnya adalah lagu daerah, lagu dolanan dan ada juga yang membawakan lagu modern seperti lagu dangdut atau lagu campursari. Semua lagu yang ditampilkan tersebut telah dikemas dalam gaya Musik Patrol.

Pada setiap grup Musik Patrol biasanya mempunyai kreasi tersendiri, baik itu dalam segi alat musik, penggarapan musik, kostum dan juga penampilannya dalam pertunjukannya. Pada segi alat musik ada pula yang menambahkan beberapa alat musik lainnya seperti jidor, ketipung, angklung, drum plastic, dan lain-lain. Hal tersebut dilakukan sebagai kreasi supaya lebih kaya akan suara dan juga berbeda dengan grup lainnya. Dalam segi kostum setiap grup juga mempunyai kreasi tersendiri. Kostum yang digunakan dalam kesenian ini menggunakan busana daerah, busana tradisional, dan ada juga yang menggunakan kostum dari kreasi sendiri. Hal tersebut dilakukan supaya terlihat unik dan juga menarik.

Perkembangan Musik Patrol

Dalam perkembangannya, Musik Patrol ini masih terus tetap dilestarikan dan masih hidup sampai saat ini. Di beberapa daerah di Provinsi Jawa Timur, banyak terdapat grup-grup Musik Patrol yang masih mengembangkan dan juga melestarikan musik tradisional ini. Musik Patrol ini masih sering ditampilkan diberbagai acara di Provinsi Jawa Timur, baik itu dalam bentuk karnaval ataupun pertunjukan panggung. Tentunya dengan berbagai macam kreasi yang mereka ciptakan supaya membuat pertunjukan Musik Patrol ini dapat terlihat lebih menarik.

Suka artikel berjudul Musik Patrol, Kesenian Musik Tradisional Dari Jawa Timur , Yuk bagikan ke: