Tari Beskalan, Tarian Tradisional Dari Malang Provinsi Jawa Timur



Tari Beskalan adalah tarian tradisional yang berasal dari Malang, Provinsi Jawa Timur. Tarian ini biasanya dipertunjukan saat penyambutan tamu besar yang sedang datang ke sana. Selain menjadi tarian selamat datang, tarian ini juga sering dipertunjukan pada saat pementasan Ludruk sebagai tarian pembuka setelah Tari Remo. Tari Beskalan ini merupakan tarian tradisional yang terkenal di Malang.

Daftar Isi

Sejarah Tari Beskalan

Menurut sumber sejarah yang ada, Tari Beskalan ini awalnya merupakan tarian ritual yang dilakukan oleh masyarakat Malang pada zaman dahulu apabila akan membuka lahan atau mendirikan sebuah bangunan. Pada saat mengawali penggalian tanah, biasanya akan diadakan ritual penanaman tumbal yang sering disebut dengan cok bakal atau sesajen. Tumbal yang digunakan biasanya adalah kepala kerbau. Tumbal ini merupakan sedekah bumi yang harus dilakukan agar terhindar dari marabahaya dan lahan yang dibuka pun diberikan kesuburan.

Pada saat acara ritual tersebut berlangsung, biasanya akan diiringi dengan pertunjukan Tari Beskalan. Tarian ini dianggap sebagai wujud dari rasa syukur dan rasa hormat kepada para leluhur agar dijauhkan dari bahaya dan juga diberkati tanah yang subur serta rejeki yang melimpah. Selain dipertunjukan didalam acara ritual, di daerah tertentu juga Tari Beskalan ini menjadi tarian wajib yang harus dipentaskan pada saat acara bersih desa. Selain menggambarkan rasa syukur dan juga hormat kepada para lulur, tarian beskalan ini juga dianggap sebagai simbol permulaan atau awal dari kehidupan. Kepercayaan tersebut menjadikan Tari Beskalan ini mulai berkembang, tidak hanya sebagai bagian dari acara ritual, namun juga sebagai pembuka acara serta penyambutan tamu besar.

Pertunjukan Tari Beskalan

Pertunjukan Tari Beskalan

Dalam pertunjukannya, Tari Beskalan ini biasanya akan dimainkan oleh 4 (empat) orang penari wanita. Namun pada acara tertentu dapat juga dimainkan oleh 2 (dua) orang, bahkan terdapat juga yang lebih dari 4 (empat) orang. Gerakan dalam Tari Beskalan ini hampir sama seperti gerakan yang ada di Tari Remo, hanya saja pada gerakan tarian ini lebih anggun, lincah dan juga dinamis. Sehingga menggambarkan sisi kecantikan dan juga kelincahan seorang wanita.

Busana Tari Beskalan

Dalam pertunjukannya para penari menggunakan busana dan tata rias khas dari Tari Beskalan. Pada bagian kepala penari biasanya menggunakan sanggul yang dihias dengan cundhuk mentul. Lalu dibagian tubuh atas menggunakan kemben yang dipadukan dengan ilat-ilatan. Pada bagian bawah menggunakan celana sepanjang lutut dan tambahan kain dibagian depan dan belakang yang panjangnya sejajar dengan celana. Sedangkan dibagian kaki menggunakan kaos kaki putih dan gongseng. Tidak lupa juga selendang yang dipasangkan pada bagian bahu yang digunakan untuk atribut menari.
Advertisement

Pengiring Tari Beskalan

Dalam pertunjukan Tari Beskalan ini juga akan diiringi oleh iringan musik tradisional. Awalnya Tari Beskalan ini hanya diiringi oleh beberapa alat musik yang sederhana seperti kendang, jidor dan lain-lainnya. Namun pertunjukan Tari Beskalan saat ini diiringi oleh musik gamelan jawa dengan laras slendro yang menjadi ciri khas dari gamelan di Jawa Timur.

Perkembangan Tari Beskalan

Dalam perkembangannya, Tari Beskalan ini sudah menjadi salah satu tarian kebanggan dari kota Malang, Jawa Timur. Tarian yang awalnya hanya menjadi tarian ritual, saat ini telah menjadi tarian pembuka diberbagai acara budaya di kota Malang, seperti pada kesenian Ludruk, festival budaya dan lain sebagainya. Selain itu juga Tari Beskalan ini sering digunakan sebagai tarian selamat datang dalam menyambut tamu besar atau para rombongan wisatawan yang sedang berkunjung kesana.

Suka artikel berjudul Tari Beskalan, Tarian Tradisional Dari Malang Provinsi Jawa Timur, Yuk bagikan ke: