Tari Bopureh, Tarian Tradisional Dari Kalimantan Barat


Tari Bopureh, Tarian Tradisional Dari Kalimantan Barat

Tari Bopureh adalah salahsatu tarian tradisional yang berasal dari Kalimantan Barat. Tarian ini merupakan tari kreasi yang menceritakan sebuah kisah cinta pemuda Suku Dayak Jangkang dengan seorang gadis Kanayan yang terhalang oleh adat. Dalam bahasa Jangkang, bopureh ini mengandung arti silsilah. Tari Bopureh ini coba menggambarkan silsilah adat memisahkan tali kasih yang telah terikat erat antara dua sejoli.

Sebagai garapan seni kreasi, tari bopureh ini tidak lepas dari unsur-unsur estetika tari tradisional Dayak pada lainnya. Misalnya pada busana. Penari bopureh ini masih mengenakan pakaian adat Suku Dayak Provinsi Kalimantan Barat, namun yang telah dimodifikasi dibeberapa bagiannya. Perlengkapan mahkota burung tingang yang dikenakan oleh pria penari semakin memperkental identitas dari tari bopureh sebagai bagian dari kesenian pertujukan Suku Dayak.

Pertunjukan Tari Bopureh
Pertunjukan Tari Bopureh

Tari kreasi bopureh dipentaskan oleh 10 (sepuluh) orang penari, 8 (delapan) orang penari pelengkap dan 2 (dua) orang berperan sebagai sepasang kekasih yang sedang menjalin cinta. Gerak tari bopureh lebih didominasi oleh liukan tangan sambil sesekali para penari mengubah formasi.

Pada bagian tengah pementasan, 8 (delapan) para penari yang semuanya seorang perempuan akan membentuk formasi melingkar dengan penari pria sebagai pusat. Kain berwarna-warni yang dibentangkan merupakan simbolisasi dari beragamnya Suku Dayak. Keberagaman ini yang justru menjadi penghalang kisah cinta dari pemuda Jangkang dengan gadis Kanayan.
Suka artikel berjudul Tari Bopureh, Tarian Tradisional Dari Kalimantan Barat, Yuk bagikan ke: