Tari Panarat, Tarian Tradisional Dari Jawa Barat


Tari Panarat, Tarian Tradisional Dari Jawa Barat

Tari Panarat adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Tarian ini menggambarkan ekspresi kegembiraan dari para pemetik teh dikala pagi menjelang. Tari Panarat ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup populer di Jawa Barat dan masih sering dipentaskan dalam acara-acara, seperti penyambutan tamu besar, pernikahan dan juga acara-acara lainnya.

Asal Usul Tari Panarat

Tari Panarat ini terinspirasi dari kegiatan memetik teh yang sangat akrab di beberapa bagian daerah di Provinsi Jawa Barat, seperti di kawasan kebun teh Cisarua, Kabupaten Bogor, salah satunya. Tarian ini menggambarkan ekspresi dari kegembiraan para pemetik teh dikala pagi telah menjelang. Raut wajah penuh keceriaan terpancar dari para pekerja yang bekerja dengan penuh semangat dalam menghidupi keluarganya.

Kegiatan para buruh pemetik teh dengan memakai pakaian khasnya dengan segala atribut pelengkap seperti bakul yang digunakan sebagai wadah untuk menyimpan hasil petikan teh. Kegiatan petik teh yang digambarkan penuh keceriaan dan penuh suka cita berhasil di terjemahkan dengan baik dalam tari panarat.

Pertunjukan Tari Panarat

Pertunjukan Tari Panarat
Pertunjukan  Tari Panarat

Dalam pertunjukannya, Tari Panarat ini biasanya ditarikan oleh 9 (sembilan) orang penari yang keseluruhannya seorang perempuan. Tarian ini diawali dengan 4 (empat) penari keluar dari dalam bakul. Dengan gerakan perlahan para penari tersebut beranjak dari bakul dan kemudian mengenakan topi caping seakan-akan dengan penuh suka cita menyambut pagi. Ekspresi dan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh para penari seakan-akan bersiap untuk berangkat ke kebun teh. Dengan memakai bakul di bagian pundak dan topi caping, para penari tersebut seperti menggambarkan sebuah keceriaan ibu-ibu yang sedang berangkat menuju kebun teh dan tengah bersiap menjalani pekerjaan memetik daun teh.

Satu hal yang menarik dalam tari panarat ini. Para penari akan memakai topi caping sampai menutupi sebagian wajahnya, seperti pemandangan yang kita lihat di perkebunan teh. Gerakan para penari seperti memetik sampai menunduk meletakan hasil petikan, terlihat sangat jelas dalam setiap gerakan tarian. Sesekali para penari ini melepas topi caping lalu berputar-putar seperti menggambarkan sebuah rasa kegembiraan setelah memetik teh selesai.

Pengiring Tari Panarat

Dalam membuat pertunjukan Tari Panarat ini semakin hidup, tarian ini biasanya diiringi dengan alat musik tradisional seperti alat musik kendang dan gamelan sunda.

Perkembangan Tari Panarat

Dalam perkembangannya, Tari Panarat ini masih terus menerus dilestarikan dan di pelajari oleh beberapa sanggar seni yang ada disana. Selain ditampilkan pada acara besar, tarian ini juga sering di tampilkan di acara lain seperti acara penyambutan tamu dan festival budaya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam melestarikan dan memperkenalkan kepada masyarakat luas akan kesenian Tari Panarat ini.

Suka artikel berjudul Tari Panarat, Tarian Tradisional Dari Jawa Barat, Yuk bagikan ke: