Tradisi Potong Gigi Adat Bali (Mepandes, Matatah, Mesanggih)



Tradisi potong gigi disebut juga mepandes, matatah, ataupun mesanggih. Upacara ini umumnya dilakukan oleh masyarakat Hindhu di Bali. Mepandes ini biasanya dilaksanakan untuk mengantar anak remaja mereka yang menginjak masa dewasa.

Tradisi potong gigi telah menjadi adat yang wajib dilakukan oleh masyarakat Hindhu Bali. Karena itu, meskipun mereka tidak tinggal di Bali, mereka juga tetap akan melaksanakan tradisi ini. Tradisi potong gigi ini bertujuan untuk melakukan bersih diri, yaitu untuk menghilangkan sifat raksasa yang ada didadalam diri, sekaligus sebagai pintu gerbang bagi anak menjadi dewasa.

Tradisi Potong Gigi

Gigi yang dipotong pada tradisi ini adalah gigi taring. Itu pun hanya sebagian kecil pada ujung gigi taring yang dipotong. Jadi, jangan dibayangkan bahwa gigi yang akan dipotong sampai setengah atau bahkan lebih banyaknya.

Tradisi potong gigi ini umumnya dilakukan untuk anak yang mulai menginjak dewasa. Tandanya-tanda anak sudah menginjak dewasa adalah jika pada perempuan, maka dia telah mulai mengalami menstruasi. Jika laki-laki, maka ketika suaranya telah mulai berubah.

Buat masyarakat Hindu Bali, sudah siapkan kalian untuk melakukan adat potong gigi, belum?
Suka artikel berjudul Tradisi Potong Gigi Adat Bali (Mepandes, Matatah, Mesanggih), Yuk bagikan ke: