Carica, Oleh-oleh khas Dieng Jawa Tengah



Saat berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng, anda akan mudah menemui buah yang satu ini. Masyarakat sekitar menyebutnya carica. Bentuknya buah ini mirip buah pepaya, hanya saja dengan ukuran yang lebih kecil. Saat muda, buah ini akan berwarna hijau namun akan berubah menjadi kuning ketika sudah siap panen. Buah ini mempunyai daging yang bertekstur kenyal namun tidak terlalu tebal. Sementara, pada bagian bijinya menyerupai biji pada buah markisa.

Pohon buah Carica

Tidak hanya bentuk buah, pohonnya juga mirip dengan pohon pepaya. Karenanya, ada yang menyebut carica ini merupakan pepaya yang mengalami perubahan ukuran dikarenakan ditanam di dataran tinggi. Selain di Dataran Tinggi Dieng, buah ini hanya dapat ditemukan di Chili dan Brazil.

Masyarakat Dataran Tinggi Dieng mulai mengenal buah carica pada tahun 1950-an. Ketika itu, orang-orang Belanda yang memperkenalkan buah ini serta mengajarkan cara penanaman dan pengolahannya.

Saat awal, pengolahan yang dikenalkan juga masih sangat sederhana. Buah carica ini dijadikan manisan yang terasa segar. Namun dengan seiring berjalannya waktu, maka dilakukan berbagai pengembangan pengolahan buah ini. Tak sekadar manisan, berbagai macam produk olahan pun dihasilkan dari buah yang satu ini. Seperti sirup, keripik, selai, dodol, ataupun permen.

Selain itu, carica pun sering dipakai untuk keperluan lain. Masyarakat sekitar memakai daging buah ini sebagai pelunak daging sapi, kambing, ataupun kerbau. Selain itu, buah ini juga dijadikan sebagai bahan pembuatan kosmetik.

Satu hal yang membuat masyarakat Dataran Tinggi Dieng ini menerima dengan baik buah carica adalah kemampuannya berbuah yang terbilang cepat. Ketika mencapai usia dewasa, pohon ini mampu menghasilkan buah yang siap panen setiap minggu. Bahkan, saat cuaca sedang bagus, panen dapat dilakukan dua kali dalam satu minggu.

Olahan Carica

Industri pengolahan buah carica ini banyak tumbuh di Dataran Tinggi Dieng. Keseluruhannya merupakan industri rumahan yang mengolahnya dengan cara yang sederhana. Selain itu, olahan buah carica yang dijual didalam kemasan tidak memakai bahan pengawet, namun mampu bertahan sampai 6 bulan untuk kemasan plastik sampai 2 tahun untuk kemasan kaleng.

Suka artikel berjudul Carica, Oleh-oleh khas Dieng Jawa Tengah, Yuk bagikan ke: