Gua Belanda di Tahura Djuanda Bandung Provinsi Jawa Barat



Gua Belanda terletak di Kota Bandung dan merupakan salah satu dari banyak bangunan dan juga peninggalan bersejarah yang dibangun Belanda ketika menguasai Indonesia. Pada awalnya gua yang di bangun pada tahun 1901 ini dipergunakan oleh perusahaan yang bergerak dibidang pembangkit listrik tenaga air. Tetapi, pada tahun 1918 Belanda melakukan renovasi dengan menambah lorong serta koridor dalam gua yang terletak di daerah Dago Pakar ini.

Pembangunan yang dilakukan oleh Belanda mencakup 15 (lima belas) lorong dan 3 (tiga) koridor. Pada setiap koridor memiliki fungsi yang berbeda-beda. Koridor pertama digunakan sebagai saluran air, koridor kedua digunakan sebagai lubang ventilasi dan yang ketiga digunakan sebagai ruang interogasi.

Suasana di Gua Belanda

Suasana didalam gua yang dingin dan juga lembab ditambah lagi sisa-sisa reruntuhan dalam gua Belanda, akan anda rasakan saat memasuki gua yang memiliki luas 750 m dan dibuat dari batu stupaan, yakni batu yang keluar dari gunung Krakatau. Gua Belanda seakan-akan menceritakan bagaimana para penjajah melakukan aktivitas ketika mereka menguasai Indonesia.

Pada tahun 1941 Belanda merubah fungsi Gua yang diawalnya berfungsi sebagai saluran air dan dirubah menjadi pusat komunikasi. Hal ini dilakukan pihak Belanda guna mencegah perlawanan yang dilakukan oleh para pejuang tanah air Indonesia.

Setelah zaman kemerdekaan berada di pihak Indonesia, pada tanggal 14 Januari 1985, Gua Belanda dijadikan sebagai tempat wisata dan menjadi tujuan para wisatawan lokal dan asing. Kawasan sekitar Gua yang berupa hutan yang terawat dan juga sangat indah kemudian diresmikan dengan diberi nama Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda.
Suka artikel berjudul Gua Belanda di Tahura Djuanda Bandung Provinsi Jawa Barat, Yuk bagikan ke: