Mie Ongklok, Makanan Khas Wonosobo Jawa Tengah

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkunjung ke Wonosobo, Jawa Tengah, ada satu makanan yang harus Anda cicipi. Mie ongklok namanya. Melihat makanan ini ketika disajikan, akan terlihat tidak seperti mie yang biasa dijumpai. Hampir diseluruh permukaan mangkok saji ini tertutup dengan bumbu berwarna cokelat dengan suwiran daging ayam dan bawang goreng sebagai penghias.

Bumbu berwarna cokelat yang menutup hampir seluruh permukaan mangkok saji disebut dengan bumbu ongklok. Bumbu inilah yang menjadi kunci dari kelezatan makanan satu ini. Selain itu, bumbu ini juga yang membuat proses pembuatan mie ongklok menjadi tidak mudah. Terdapat beberapa tahap yang harus dilakukan hingga akhirnya mie yang lezat ini bisa dinikmati.

Mie Ongklok

Proses pertama adalah merebus mie dan sayuran (umumnya kucay). Setelah matang, kedua bahan ini lalu ditiriskan memakai sebuah wadah. Proses penirisan ini dilakukan dengan cara digoyang-goyang, sehingga menimbulkan bunyi ongklok-ongklok. Konon, dari suara inilah nama mie ongklok berasal.

Setelah itu, membuat bumbu ongklok. Bumbu ongklok sendiri terbuat dari bawang merah, bawang putih, merica, kamijara, salam, laos, garam, gula, ketumbar, dan vetcin. Semua bahan ini ditumbuk sampai halus lalu diberi air serta dicampurkan ke low (yang terbuat dari tepung kanji).

Mie, sayuran, dan tahu dan tempe goreng dimasukkan ke dalam mangkuk lalu disiram dengan bumbu ongklok. Sebagai pelengkap, biasnaya akan diberi suwiran daging ayam dan bawang goreng. Ketika dinikmati, biasanya masyarakat Wonosobo menyajikan mie ongklok ini bersama satu porsi sate sapi. Satu porsi mie ongklok lengkap dengan sate sapi biasanya dijual dengan kisaran harga Rp20.000 sampai Rp30.000.

No comments: