Museum Etnobotani di Kota Bogor Jawa Barat

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang di dalamnya ada beranekaragam suku bangsa dan juga bahasa dengan kebudayaan yang berbeda-beda. Kekayaan kebudayaan berbagai suku bangsa tersebut direpresentasikan dari cara mereka memanfaatkan alam sebagai teman dan juga penopang kehidupan. Bukti bahwa sejak dulu kebudayaan Indonesia sudah mengajarkan untuk hidup harmonis dengan alam bisa dilihat dari benda-benda yang menjadi koleksi di Museum Etnobotani.

Secara etimologi, kata "etnobotani" merupakan perpaduan dari kata "etnologi" dan "botani". Kata "Etnologi" adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kebudayaan dari suatu suku bangsa, sementara kata "botani" merupakan kajian yang mengupas seluk-beluk dari tumbuhan. Jadi, secara harfiah, kata "etnobotani" bisa diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hubungan antara suku-suku asli di Indonesia dengan tumbuhan yang ada di sekitarnya.

Museum Etnobotani ini terletak di Jalan Ir. H. Juanda No 22-24, Kota Bogor. Gagasan membangun Museum Etnobotani ini pertama kali dicetuskan oleh Prof. Sarwono Prawirohardjo ketika menjabat sebagai ketua LIPI pada tahun 1962. Namun, gagasan tersebut baru terealisasi ditahun 1973 setelah melewati berbagai proses yang sangat panjang. Pada tanggal 18 Mei 1982, Museum Etnobotani ini diresmikan oleh BJ Habibie yang ketika itu menjabat sebagai Menristek.

Menelusuri ruang-ruang di Museum Etnobotani, para pengunjung akan merasa seperti memasuki labirin ilmu pengetahuan. Di sepanjang lorong, ada diorama-diorama yang menyajikan berbagai macam tumbuhan dan pemanfaatannya oleh manusia. Seperti tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai alat komunikasi yang direpresentasikan melalui alat yang disebut dengan kentongan, pemanfaatan tanaman jamu, sampai pemanfaatan tumbuhan untuk dijadikan pernak-pernik yang mampu menunjang kehidupan dari manusia dan bernilai ekonomis.

Berbagai koleksi di Museum Etnobotani

Sejak awal berdiri, Museum Etnobotani ini berkomitmen untuk memberikan informasi kepada khalayak ramai mengenai berbagai bentuk pemanfaatan tumbuhan yang diwariskan oleh berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Setiap tahun, Museum Etnobotani ini juga mengadakan penelitian mengenai etnobotani yang hasilnya disebarluaskan kepada masyarakat umum. Keberadaan Museum Etnobotani ini dinilai sangat penting dalam rangka menjaga dan juga melestarikan flora dan kebudayaan Indonesia yang sangat beragam, selain itu juga mendorong supaya masyarakat mau dan mampu hidup berdampingan secara harmonis dengan alam.

Dengan harga tiket yang terjangkau, Museum Etnobotani ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB. Hanya saja, jika datang di akhir pekan, para pengunjung diharuskan terlebih dahulu membuat janji kepada pihak pengelola museum.

No comments: