Museum Wayang Kekayon Di Yogyakarta

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melewati Jalan Raya Yogya-Wonosari Km 7, Provinsi Yogyakarta, kita akan menjumpai museum yang bernama Museum Wayang Kekayon. Berbeda dengan museum wayang yang ada di Provinsi Jakarta, Museum Wayang Kekayon ini terlihat tidak terawat dan bahkan sepi pengunjung. Bangunan pendopo di depan nampak usang serta bangunan dibelakangnya dibiarkan terkunci dan tidak pernah digunakan.

Namun dibalik kekurangan tersebut, museum ini ternyata menyimpan berbagai keistimewaan. Pada saat memasuki lokasi museum, para pengunjung akan disambut dengan kicauan kawanan burung dan udara yang sangat sejuk. Museum ini juga masih menyimpan lengkap berbagai macam jenis wayang yang tidak kalah dengan koleksi museum wayang yang ada di Provinsi Jakarta, seperti Wayang Purwa, Wayang Madya, Wayang Klithik, Wayang Beber, Wayang Suluh, Wayang Thengul, Wayang Gedhok. Wayang-wayang tersebut disimpan denan rapih di sembilan unit di sebelah pendopo.

Wayang kulit para pahlawan nasional

Memasuki ruang museum, para pengunjung akan menjumpai wayang madya yang terbuat dari kulit. Wayang yang biasanya terbuat dari kulit digunakan sebagai media menyampaikan cerita yang beraliran istana sentris, seperti halnya cerita Rhama dan Shinta, cerita Arjuna atau cerita setelah perang Batarayudha. Museum Wayang Kekayon ini juga masih menyimpan berbagai macam wayang kulit dengan karakter para tokoh-tokoh dan pahlawan nasional, seperti Presiden pertama Indonesia, yaitu Soekarno dan Pangeran Diponegoro.

Koleksi di Museum Wayang Kekayon

Selain masih menyimpan berbagai macam koleksi wayang, Museum Wayang Kekayon ini juga menyimpan replika bangunan yang menggambarkan sejarah dari Indonesia mulai dari zaman purba sampai zaman kemerdekaan.

Menurut seorang sumber di museum ini, museum yang didirikan pada tahun 1987 atas prakarsa Prof Soejono tersebut kini telah mengoleksi sebanyak 5.465 buah wayang dari 25 jenis baik itu dari dalam maupun dari luar negeri.

Museum yang dibuka setiap hari kecuali pada senin mulai pukul 08.00-14.30 ini sangat cocok sebagai salah satu alternatif tempat wisata yang wajib untuk dikunjungi. Mengunjungi museum memiliki sensasi keasyikan tersendiri, dikarena selain berwisata, museum ini juga merupakan wadah menjelajah sejarah dan juga menemukan makna masa lalu.

No comments: