Rampak Gendang, Kesenian Tradisional Dari Jawa Barat

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rampak Gendang adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Kata "Rampak" berasal dari bahasa sunda yang artinya serempak atau secara bersama-sama, jadi rampak gendang dapat diartikan sebagai suatu pertunjukkan gendang yang dimainkan dengan cara bersama-sama. Oleh karena itu, pertunjukkan Rampak Gendang ini selalu dimainkan oleh 2 (dua) orang atau lebih.

Gendang atau kendang merupakan alat musik utama didalam pertunjukkan Rampak Gendang. Alat musik ini juga merupakan instrumen didalam gamelan jawa, yang berfungsi sebagai pengatur irama. Alat musik lainnya didalam pertunjukkan Rampak Gendang ini adalah rebab, gitar, dan juga alat gamelan yang lain. Semua alat musik tersebut kemudian dipadukan, sehingga membentuk suatu irama yang energik dan bersemangat.

Kesenian Rampak Gendang

Belakangan pertunjukkan Rampak Gendang ini sering dikolaborasikan dengan kesenian yang lain, seperti kesenian tari Jaipong atau dijadikan sebagai pengiring lagu pop. Tetapi, belakangan ini Rampak Gendang bahkan dipadukan dengan gamelan Jawa, sehingga dapat menghasilkan pertunjukkan Rampak Gendang yang berbeda dari yang biasanya.

Perkembangan kesenian Rampak Gendang tidak hanya sampai disitu, sekarang ini orang-orang dari luar negeri berdatangan ke Indonesia hanya untuk mempelajari kesenian tersebut. Bahkan di salah satu universitas di Amerika membuka mata kuliah kesenian Indonesia, dengan dosennya yang berasal dari Indonesia, yang salah satunya mempelajari mengenai kesenian Rampak Gendang.

Kesenian Rampak Gendang ini merupakan representasi dari kebersahajaan masyarakat Sunda. Didalam kesenian tersebut kaya akan nilai-nilai filosofis, mencerminkan dari masyarakat Sunda yang guyub dan harmonis berlandaskan sifat-sifat kegotong-royongan serta keceriaan. Satu lagi kekayaan Indonesia bernilai dunia yang harus kita jaga dan dilestarikan.