Sate Bunthel, Makanan Khas Solo Jawa Tengah

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melihatnya ketika disajikan, mungkin akan membuat sebagian orang enggan untuk mencicipinya. Namun, jika merasa takut pada penampilannya, cobalah memberanikan diri untuk mencicipinya dan anda akan merasakan sensasi rasa yang tidak biasa. Kelezatan yang tidak bisa didapatkan dari sate-sate lainnya. Inilah sate bunthel, yaitu sate khas yang dapat anda coba ketika berada di Kota Solo.

Sate bunthel ini terbuat dari daging kambing. Daging yang telah dipisahkan dari tulang kemudian digiling sampai menjadi halus. Daging giling tersebut lalu diberi bawang merah, bawang putih, lada, dan juga penyedap rasa. Sementara, untuk membentuk daging giling yang telah diberi bumbu, digunakan lapisan tipis yang terdapat dibagian kaki kambing. Lapisan tipis inilah yang disebut dengan bunthel.

Proses pembakaran sate bunthel

Pada saat proses pembakaran, sate akan beberapa kali dicelupkan ke dalam kecap manis. Supaya rasa kecap bisa meresap sampai ke bagian dalam, dibuat dengan beberapa irisan kecil. Setelah matang, sajian sate ini akan menawarkan rasa yang sangat lezat. Tekstur daging gilingnya yang kenyal dibalut dengan rasa manis dan agak pedas.

Dalam satu porsi sate bunthel, ada dua atau tiga tusuk sate yang disajikan bersamaan dengan sambal kecap serta irisan bawang merah dan kol. Satu porsi sate bunthel ini dijual dengan harga kisaran antara Rp20.000 sampai 25.000. Harga yang cukup pantas untuk merasakan kenikmatan dari rasa sate ini.

No comments: