Sate Kere, Makanan Khas Solo Jawa Tengah

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambil menyelam minum air, mungkin itulah peribahasa yang tepat guna menggambarkan industri perumahan tahu yang banyak terdapat di Provinsi Jawa Tengah. Siapa sangka, ampas hasil produksi tahu sesudah difermentasi ternyata masih dapat dimanfaatkan lagi menjadi tempe gembus. Alih-alih menjadi limbah, tempe gembus ini justru mendatangkan penghasilan tambahan bagi para pengusaha tahu.

Tempe gembus sendiri merupakan makanan rakyat. Selain karena harganya yang terjangkau, tempe juga bisa diolah menjadi beraneka macam keliner yang sangat unik. Salah satu kuliner khas Solo yang memakai tempe gembus sebagai bahan utamanya, yaitu sate gembus. Masyarakat Solo sering menyebutnya dengan sate kere, dikarenakan bahan yang digunakan bukanlah memakai daging, melainkan memakai ampas tahu yang harganya lebih murah dari pada daging. Namun jangan salah, sate kere ini ternyata mempunyai cita rasa yang sangat kaya. Panggangan tempe gembus yang dicampur oleh siraman bumbu kacang merupakan perpaduan yang sangat unik dan lezat di mulut.

Penjual sate gembus ini banyak ditemukan di jalan-jalan di Kota Solo atau bahkan di kota-kota lainnya di Provinsi Jawa Tengah. Mereka biasanya akan membeli bahan baku tempe gembus langsung dari pabrik tahu, tidak membuatnya sendiri, namun tentu dengan memeriksa kebersihan dan juga kehigienisannya. Hal tersebut penting, karena kebersihan tempe gembus akan menentukan cita rasa dari sate gembus ketika dimakan.

Sate Kere

Tempe gembus pada dasarnya sama dengan tempe kedelai, yaitu mempunyai rasa yang hambar namun berbeda tekstur. Karenanya, proses dari pengolahan tempe gembus sebelum dipanggang menjadi sate merupakan suatu hal penting yang mampu meningkatkan cita rasa gembus itu sendiri. Tempe gembus umumnya diolah terlebih dahulu menjadi bacem sebelum dipanggang. Setelah menjadi bacem dan warnanya juga berubah, barulah bahan baku gembus ini dipotong-potong sesuai selera untuk selanjutnya dipanggang.

Setelah dipanggang layaknya sate, sate gembus ini akan disiram dengan bumbu kacang. Bumbu kacang juga merupakan komponen terpenting yang menunjang cita rasa dari sate gembus. Semakin lezat bumbu kacang yang dibuat, maka akan semakin lezat juga sate gembus ketika dimakan. Sensasi keunikan rasa tempe gembus akan terasa saat menyicipnya. Perpaduan kelembutan tempe dengan bahan rempah-rempah serta bumbu kacang akan terasa gurih pedas dan manis. Harga sate gembus biasanya bervariasi, mulai dari Rp10.000 sampai Rp25.000/porsi, tergantung dari rumah makan yang dikunjungi. Bila berkunjung ke Solo, tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner unik yang satu ini, sate kere yang sangat kaya rasa.

No comments: