Wisata Karang Taraje di Desa Sawarna Banten



Hempasan ombak hingga mencapai 3 meter menghiasi salah satu destinasi wisata andalan di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Jejeran karang yang menyerupai anak tangga menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung yang penasaran dengan keindahan yang ditawarkan dari destinasi wisata satu ini. Sambil menunggu hempasan ombak, para pengunjung bisa menikmati panorama gulungan ombak di bawah tebing-tebing yang tinggi dan kokoh. Destinasi ini bernama Karang taraje, yang didalam bahasa Indonesia berarti karang tangga.

Bentuk Karang Taraje ini tersusun rapih bertingkat layaknya sebuah anak tangga. Tingkatan yang terbentuk secara alami ini seakan-akan disusun oleh manusia. Tingkat demi tingkat seakan terbentuk sempurna sampai membuat mata setiap para pengunjung betah berlama-lama untuk memandanginya.

Layaknya anak tangga, Karang Taraje juga dapat dinaiki oleh para pengunjung. Setapak demi setapak Karang Taraje dapat dilalui dengan berjalan kaki. Namun para pengunjung harus berhati-hati dikarenakan landasannya basah oleh air laut yang masuk dari celah-celah karang. Tekstur karang yang tajam dan licin dapat membuat para pengunjung luka ketika terjatuh.

Karang Taraje ini dihiasi dengan hamparan karang yang dilapisi oleh permukaan air laut. Pantulan air laut ini bagaikan cermin yang kemilau ketika terkena cahaya matahari. Beberapa tempat dapat dijajaki hingga ke tengah. Mengabadikan momen dengan latar yang memukau menjadi aktivitas yang sering dilakukan para pengunjung ketika berada di Karang Taraje.

Suasana di Karang Taraje

Gulungan ombak besar khas dari pesisir selatan Jawa menjadi sajian lainnya di Karang Taraje. Pada bagian tingkatan pertama karang, hempasan ombak yang mencuat ke atas masih relatif kecil, tetapi pada tingkatan terakhir yang berada di bagian ujung Karang Taraje hempasan ombak dapat mencapai 3 sampai 5 meter. Ini yang menjadi sajian andalan yang membuat para pengunjung berdecak kagum ketika berkunjung ke Karang Taraje.

Sebelum dapat menyaksikan sajian utama, para pengunjung diharuskan menaiki anak tangga yang disandarkan di bagian tebing karang. Kali ini tangga yang dinaiki merupakan anak tangga asli yang terbuat dari sebuah bambu. Karena Tebing Karang diperkirakan mempunyai ketinggian lebih dari 3 meter.

Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa dari sinilah lanskap Karang Taraje terlihat dengan sangat sempurna. Hamparan karang dengan cermin air laut yang memantul dengan indah menjadi panorama yang membuat para pengunjung tidak mudah melupakan momen pada saat berada di sini. Alam menunjukan betapa besar kekuatannya, gemuruh dari ombak yang datang terdengar begitu besar menjadikan suara siapa sebenarnya yang terkuat.

Secara tiba-tiba hempasan ombak yang meninggi membasahi semua permukaan karang. Para pengunjung diharapkan jangan terlalu ke depan ketika berada di posisi ini. Karena arus balik bisa menyeret sampai jatuh dan berakibat fatal. Secara cepat arus menarik kembali ke laut sesudah dengan cepat berhamburan ke atas dengan caranya yang sangat mempesona.

Melihat keindahan ini, banyak diantara para pengunjung yang mengabadikan momen berharga ini dengan kamera mereka. Peristiwa alam ini sepertinya menjadi momen yang tidak boleh untuk terlewatkan dan tidak bisa terjadi di beberapa tempat di Indonesia, dan bahkan di dunia. Ini menjadi salah satu tempat terbaik bagi mata lensa kamera fotografer baik itu dari dalam maupun luar negeri. Dengan bidikan yang pas dan juga waktu yang tepat, lanskap di Karang Taraje dapat menjadi koleksi foto yang sangat berharga.

Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan disini, para pengunjung bisa menikmati teduhnya tebing-tebing di Karang Taraje. Sambil duduk atau hanya berbaring di bawah tebing yang tinggi juga kokoh, para pengunjung akan merasakan kenyamanan yang membuatnya merasa betah berlama-lama merasakan indahnya alam di Karang Taraje.

Suka artikel berjudul Wisata Karang Taraje di Desa Sawarna Banten, Yuk bagikan ke: