Wisata Kawah Gunung Galunggung di Tasikmalaya Jawa Barat

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentari perlahan-lahan meninggi dari peraduannya sesudah semalaman Cisayong diguyur hujan rerintik. Cisayong adalah salah satu kawasan di Tasikmalaya yang menjadi tempat favorit bagi para pendaki sebelum memulai aktivitas menjamahi Gunung Galunggung ini. Pasalnya, dari Cisayong menuju kawasan wisata alam Gunung Galunggung ini hanya berjarak sekitar 13 km, atau menghabiskan waktu sekitar 30 menit.

Melewati dusun-dusun dan juga rumah warga, perjalanan menuju lokasi taman wisata alam Gunung Galunggung ini sungguh mengasyikan. Hamparan sawah menjadi pemandangan yang lain, selain itu gundukan pasir juga terlihat di beberapa rumah warga. Selain bertani dan menambak ikan, para penduduk Cisayong juga banyak yang bekerja sebagai penambang pasir. Pasir Galunggung merupakan salah satu pasir unggulan yang banyak digunakan di berbagai kota di Indonesia.

Menjelang sampai di kawasan wisata alam Gunung Galunggung, jalan akan semakin sempit, terjal, dan juga di kiri-kanan jalan hanya ada pepohonan hijau layaknya hutan. Sisa perjalanan untuk sampai ke lokasi kawah Gunung Galunggung dilanjutkan dengan berjalan kaki. Tak perlu khawatir dengan track yang licin, becek, dan juga berliku, pasalnya untuk dapat menyaksikan keindahan kawah Gunung Galunggung, para pendaki hanya diharuskan menaiki 620 anak tangga.

Suasana di Kawah Gunung Galunggung

Pemandangan kawah Gunung Galunggung yang didominasi dengan warna hijau menawan menjadi pelunas rasa capek sehabis mengarungi anak tangga. Keringat yang mengucur menjadi terasa sangat sejuk dengan hembusan udara khas dari pegunungan. Lokasi ini kerap menjadi tempat yang cocok guna melakukan aktivitas paralayang. Kawah Gunung Galunggung merupakan kawah alami akibat letusan Gunung Galunggung. Menurut riwayatnya, puncak gunung yang terletak pada ketinggian 2.167 mdpl ini pernah mengalami erupsi dahsyat di tahun 1982.

Untuk sampai di bibir kawah, perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menyusuri pinggir kawah selama 2 jam trekking. Bibir kawah Taman Wisata Alam Galunggung ini merupakan lokasi favorit bagi para pendaki untuk mendirikan tenda guna bermalam. Menyaksikan keindahan kawah Galunggung yang hijau dari dekat merupakan pengalaman wisata yang sungguh mengasyikan. Di lokasi ini juga ada posko bagi para pendaki. Tak jauh dari posko, berdiri mushola yang sengaja dibangun untuk mereka yang mendambakan tempat berdoa dengan suasana hening, sejuk, dan juga menyatu dengan alam.

Menjelajahi Gunung Galunggung ini merupakan salah satu aktivitas wisata alam yang sangat menyenangkan. Apalagi berwisata di alam terbuka dipercaya mampu merekatkan kembali hubungan keluarga ataupun persahabatan yang merenggang, akibat dari rutinitas keseharian yang sangat menyita waktu. Tetapi berwisata di alam terbuka juga perlu persiapan khusus, baik itu fisik maupun mental, supaya tetap fit dan selalu menjaga kebersihan dengan selalu membuang sampah pada tempatnya.

No comments: