Wisata Sumur Jalatunda di Dieng Jawa Tengah

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, ada sebuah sumur berukuran raksasa. Sumur tersebut bernama Sumur Jalatunda. Disebut raksasa karena sumur ini mempunyai diameter sepanjang 90 meter. Sementara, kedalaman sumur ini diperkirakan lebih dari 100 meter.
Sumur Jalatunda sendiri merupakan celah yang terbentuk ketika terjadinya letusan dahsyat Gunung Prahu Tua yang bersamaan dengan terbentuknya Dataran Tinggi Dieng.

Terdapat sebuah mitos yang dipercaya oleh masyarakat sekitar mengenai sumur ini. Bila ada yang mampu melempar batu sampai ke sisi di seberang, melintasi permukaan sumur, maka dipercaya permintaan orang tersebut akan terkabul. Mitos tersebut juga yang menjadi dasar pemberian nama kepada sumur ini.

Suasana di Sumur Jalatunda

Kata "Jala" artinya jaring, sementara kata "tunda" artinya yang belum terlaksana. Jika diartikan, Sumur Jalatunda ini artinya adalah sumur yang bisa menampung semua permintaan yang selama ini tertunda.

Selain itu, terdapat beberapa cerita mengenai sumur ini. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, bahwa sumur ini merupakan pintu menuju Sapta Pratala, yaitu bumi lapis ketujuh. Sementara, terkait pada epos Mahabarata, sumur ini merupakan tapak tumit Bima saat bertarung melawan naga raksasa.

Sumur Jalatunda dibuka untuk umum setiap hari dari jam 07.00 WIB hingga jam 16.00 WIB. Tiket masuk ke tempat wisata ini adalah Rp5.000 per-orang. Sebagai catatan, jalan menuju tempat wisata ini kurang bagus. Sebaiknya anda tidak menggunakan kendaraan jenis sedan bila ingin berkunjung ke tempat ini.

No comments: