Wisata Telaga Balaikambang di Dieng Jawa Tengah

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terletak di sebelah selatan Kompleks Candi Arjuna, yaitu berjarak sekitar 200 meter melalui jalan setapak, ada sebuah telaga yang dianggap suci oleh masyarakat di Dataran Tinggi Dieng. Inilah Telaga Balaikambang.

Pemberian nama balaikambang yang disematkan pada telaga ini berdasarkan fenomena yang terjadi disini. Kata "Balaikambang" berasal dari "bal kumambang" yang bisa diartikan sebagai tanah yang mengambang.

Di telaga yang memiliki luas hampir 3 hektare ini, tanah yang dilemparkan ke bagian tengah di telaga, akan mengapung. Selain itu, ketika berjalan di sisi telaga, bisa dirasakan tanah yang ada di sini bergoyang-goyang. Tanah ini seperti mengambang di atas air.

Suasana di Telaga Balaikambang

Telaga Balaikambang merupakan tempat pelaksanaan upacara Syiwalatri (hari penebusan dosa). Umat akan datang ke telaga dan juga mandi disini untuk membersihkan diri dari segala dosa dan juga kesalahan. Selain itu, telaga ini juga terkadang dijadikan sebagai tempat pelarungan rambut gimbal yang sudah dipotong setelah upacara ruwatan anak berambut gimbal.

Pada hari biasa, ketika tidak diadakan upacara sakral, telaga yang terletak di ketinggian sekitar 2.100 meter diatas permukaan laut ini dijadikan sebagai tempat pemancingan oleh warga sekitar. Air telaga juga dimanfaatkan untuk keperluan pertanian.

Untuk bisa berkunjung ke Telaga Balaikambang, para pengunjung bisa membeli tiket masuk ke Kompleks Candi Arjuna dengan harga Rp10.000. Tips jika anda berkunjung ke telaga ini, berhati-hatilah saat berjalan di sekitar telaga. Tanah yang bergoyang-goyang dapat membuat langkah gontai serta tidak jarang tanah yang dipijak akan tenggelam ke dalam air yang ada di bawahnya.

No comments: