Kerajinan Rotan Katingan Kalimantan Tengah



Pulau Kalimantan kaya akan berbagai sumber daya alam. Begitu juga dengan Kabupaten Katingan di Provinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten yang beribukota di Kasongan ini adalah penghasil rotan terbesar di Pulau Kalimantan. Dari 13 kecamatan, tercatat 10 diantaranya merupakan wilayah penghasil rotan. Tidak heran bila Kabupaten Katingan dapat menghasilkan 500 ton lebih rotan hanya dalam waktu sebulan.

Rotan memang sejak dulu telah menyatu dengan kebudayaan masyarakat Suku Dayak di Katingan. Selain dipakai dalam berbagai upacara dan juga perayaan, rotan juga dimanfaatkan menjadi bahan makanan yang lezat. Belakangan ini, hubungan rotan dengan Suku Dayak di Katingan semakin sangat erat. Tidak hanya untuk keperluan upacara dan juga bahan pangan, rotan juga sudah dikembangkan menjadi bahan pembuat kerajinan.

Pihak Pemerintah Kabupaten Katingan sudah melakukan berbagai upaya supaya kerajinan rotan dikenal oleh masyarakat luas. Usaha-usaha itu antara lain mendirikan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang fokus pada kerajinan rotan, menjalin kerjasama dengan lembaga perbankan guna peminjaman modal usaha kerajinan rotan, sampai melakukan berbagai pelatihan.

Pemerintah Kabupaten Katingan juga sudah menginstruksikan kepada pemilik perkebunan rotan guna membudidayakan rotan jenis tertentu. Rotan yang dibudidayakan diantaranya seperti rotan manau, rotan taman, dan juga rotan sabutan. Ketiga jenis rotan itu merupakan jenis rotan yang umum digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan kerajinan.

Kerajinan Rotan Kabupaten Katingan

Kerajinan rotan yang dihasilkan oleh masyarakat Katingan mempunyai perbedaan bila dibandingkan kerajinan rotan dari Pulau Jawa. Kerajinan rotan Katingan memakai motif khas Dayak, seperti kemang ataupun burung tingang. Motif-motif tersebut memang telah melekat dengan kebudayaan dan menjadi ciri etnisitas dari Suku Dayak.

Awalnya, produk-produk kerajinan rotan Kabupaten Katingan ini sebagian besar berupa alat-alat keperluan rumah tangga, seperti aneka tas sayur, wadah, dan tikar. Seiring dengan berjalannya waktu dan pengembangan yang dilakukan, maka kerajinan rotan Katingan kini sudah memproduksi berbagai mebel (seperti meja, kursi, dan pembatas ruangan) hingga benda-benda penunjang kehidupan modern lainnya. Selain itu, kerajinan rotan pun sudah dipadukan dengan bahan lain seperti kulit sehingga dapat menghasilkan produk yang memenuhi unsur praktis tanpa melupakan nilai estetis sedikitpun.

Harga yang ditawarkan para perajin rotan Kabupaten Katingan pun cukup variatif. Aneka kerajinan rotan yang mereka hasilkan biasanya ditawarkan mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah. Tas dan wadah biasa dijual dengan harga seratus ribu, atau dapat lebih mahal tergantung ukuran dan juga kerumitan motif yang ditawarkan.

Aneka kerajinan rotan yang dihasilkan oleh para perajin Kabupaten Katingan tidak hanya dipasarkan didalam negeri. Produk-produk kerajinan ini sudah dipasarkan ke luar negeri, terutama Eropa.

Suka artikel berjudul Kerajinan Rotan Katingan Kalimantan Tengah, Yuk bagikan ke: