Mengenal Kain Tenun Tradisional Suku Dayak Iban



Kain kebat namanya. Kain tenun ini umumnya dipakai oleh masyarakat Suku Dayak Iban di Provinsi Kalimantan Barat. Kain ini menjadi salah satu pakaian mewah yang biasa dipakai pada upacara-upacara kebesaran.

Para penenun dari Suku Dayak Iban ini sering memakai pola asimetris pada kain kebat. Selain itu, mereka juga sering memakai motif-motif alam, seperti tanaman dan juga hewan.

Harga kain kebat ini sangat bervariasi. Mulai itu dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Kualitas kain dan kerumitan motif sangat menentukan harga sehelai kain kebat ini.

Kain Tenun Suku Dayak Iban

Selain kain kebat, Suku Dayak Iban juga mempunyai beberapa kain tenun khas lainnya. Salah satunya yaitu kain tenun sidan. Kekhasan kain dari tenun ini yaitu pada warna-warna terang dan cerah.

Kain lainnya yang juga berasal dari salah satu Suku Dayak yang tinggal di Provinsi Kalimantan Barat ini adalah kain sungket. Kain ini mempunyai motif garis-garis yang besar dan tegas.

Kain-kain tenun ini membuktikan jika Indonesia mempunyai beraneka ragam kain-kain tradisional yang khas dan sangat kaya akan motif yang beragam di setiap daerahnya.

Suka artikel berjudul Mengenal Kain Tenun Tradisional Suku Dayak Iban, Yuk bagikan ke: