Si Jagur, Meriam Kuno di Museum Fatahillah



Belanda memang telah lama pergi dari negeri Indonesia, tetapi peninggalannya masih dapat kita jumpai di beberapa titik kawasan Jakarta. Seperti peninggalan yang satu ini, yaitu Meriam Si Jagur. Sebuah Meriam kuno yang dibuat oleh MT Bocarro di Macao untuk alat pertempuran.

Meriam Si Jagur ini adalah koleksi andalan dari Museum Sejarah Jakarta. Setiap para wisatawan yang berkunjung ke museum ini dapat melihat meriam yang dahulu menjadi andalan Belanda guna menyerang Indonesia ini di bagian halaman depan museum ini.

Meriam Si Jagur

Tidak hanya bagian depan meriam yang menjadi pusat perhatian para pengunjung. Pada bagian belakang meriam yang memiliki berat 3,5 ton, panjang 3,85 meter serta diameter laras 25 sentimeter ini ternyata mempunyai bentuk yang unik dan menarik untuk diperhatikan. Bila diamati, bentuknya seperti tangan yang mengepal dengan ibu jarinya dijepit oleh jari telunjuk dan jari tengah.

Banyak orang yang bilang, jika bentuk meriam ini seperti lingga atau alat kelamin dari seorang pria yang menerobos pintu alat vital wanita. Konon, meriam ini adalah sebuah lambang dari kesuburan. Kabarnya, bila para wanita memohon kepada meriam ini, maka dipercaya akan segera mendapatkan momongan atau keturunan.

Suka artikel berjudul Si Jagur, Meriam Kuno di Museum Fatahillah, Yuk bagikan ke: