Ceng Ceng, Alat Musik Tradisional Dari Bali

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Ceng Ceng, Alat Musik Tradisional Dari Bali

Ceng Ceng merupakan sebuah alat musik tradisional yang berasal dari Bali. Alat musik ini terbuat dari kayu nangka dan tembaga. Ceng Ceng ini dimainkan dengan cara tembaga bagian atasnya dipukulkan ke bagian tembaga bundar bagian bawah, sehingga akan menimbulkan bunyi bersuara “ceng ceng.”

Daftar Isi

Fungsi Alat Musik Ceng Ceng

Di Bali sendiri, alat musik Ceng Ceng  merupakan alat musik tradisional yang cukup terkenal. Alat musik ini merupakan unsur terpenting di dalam seperangkat gamelan Bali. Selain itu alat musik Ceng Ceng juga sering dipergunakan bersama dengan gong gede, semar pegulingan, barungan gamelan gong kebyar, pelegongan, barongan, dan lain sebagainya.

Bentuk Alat Musik Ceng Ceng

Ceng Ceng, Alat Musik Tradisional Dari Bali
Alat Musik Ceng Ceng

Alat musik Ceng Ceng pada umumnya terbuat dari kayu nangka dan juga tembaga. Alat musik ini terdiri atas 6 (enam) buah logam bundar di bagian bawahnya dan 2 (dua) buah logam bundar di bagian atasnya. Pada bagian atas perunggu Ceng Ceng terdapat seutas tali yang berfungsi untuk memegang Ceng Ceng. Tali ini umumnya berwarna merah dan dibuat dengan sedemikian rupa. Tali ini disebut juga dengan "Bungan Ceng Ceng". Jika dilihat secara sekilas, alat musik Ceng Ceng ini tampak seperti simbal.

Ceng ceng Bali dibuat menyerupai bentuk kura-kura. Pengukirannya terinspirasi dari tokoh legenda Bali, yaitu kura-kura mistis. Di Provinsi Bali, terkenal dengan sebuah legenda mengenai kura-kura mistis yang mempunyai nilai magis yakni dapat menyeimbangkan dunia di atas punggungnya. Kura-kura ini merupakan simbol sumbu bumi bersama dengan naga yang menjadi dasar pura yang berkedudukan tinggi.

Cara Memainkan Alat Musik Ceng Ceng

Alat musik Ceng Ceng umumnya dimainkan dengan cara tembaga pada bagian atasnya dipukulkan ke bagian tembaga bundar di bagian bawah. Dengan demikian akan menimbulkan suara “ceng ceng.” Pemain akan memegang kedua bagian atas dengan menggunakan kedua telapak tangannya. Ketika kedua logam itu saling beradu, akan terdengar suaranya yang nyaring, keras, dan khas suara simbal Bali.

No comments: