Kertha Gosa, Bangunan Bersejarah di Klungkung Bali



Kertha Gosa merupakan sebuah bangunan bersejarah yang berasal dari bagian peninggalan istana dari Kerajaan Klungkung. Selain pendopo Kertha Gosa, bangunan lainnya yang juga berada di kawasan istana seluas 1 setengah hektar ini adalah Taman Gili, yaitu bangunan museum yang dikelilingi oleh air yang dihiasi dengan bunga teratai. Istana Klungkung sendiri dibangun oleh Raja Klungkung pertama, yakni Ida I Dewa Agung Jambe, di abad ke-17.

Zaman dahulu, sebelum masuknya kolonial Belanda ke Pulau Bali, Kertha Gosa ini difungsikan sebagai tempat para raja-raja Bali untuk membahas segala hal yang berkaitan dengan keamanan dan juga kesejahteraan rakyat. Namun sekitar pada tahun 1908, saat Belanda masuk ke Bali, Kertha Gosa kemudian berubah fungsi menjadi tempat pengadilan. Secara harfiah, kata Kertha Gosa yang berasal dari bahasa Sansekerta ini dapat diartikan sebagai tempat untuk membicarakan segala hal yang berkaitan dengan ketentraman, kemakmuran, keamanan, serta keadilan.

Di Lokasi ini ada museum dimana kita bisa melihat-lihat berbagai artefak dan benda-benda bersejarah lainnya yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Klungkung. Ada meja berukir yang dilengkapi dengan 6 (enam) buah kursi yang juga dihiasi oleh ukiran. Meja dan juga kursi tersebut merupakan tempat bersidang para penegak hukum.

Suasana di Kertha Gosa

Di setiap kursi memiliki lambang tertentu yang menggambarkan jabatan dari para penegak hukum. Kursi yang pada bagian lengannya dihiasi oleh pahatan berbentuk singa merupakan tempat duduk raja yang sekaligus juga bertindak sebagai hakim ketua. Pada kursi yang mempunyai pahatan berbentuk lembu adalah tempat duduk para pendeta yang bertugas sebagai ahli hukum dan penasehat raja dalam mengambil setiap keputusan. Sedangkan pada lengan kursi yang dihiasi oleh pahatan berbentuk naga merupakan tempat duduk untuk kanca atau panitera. Sementara pihak-pihak yang berperkara, baik itu pihak penggugat maupun pihak tergugat, duduk di lantai dengan posisi bersila dan dalam sikap yang santun.

Beberapa lukisan dan juga ukiran menghiasi langit-langit bangunan yang masing-masingnya menggambarkan kisah-kisah yang sangat menarik. Salah satunya berkisah mengenai hukuman yang diterima oleh manusia dialam baka sesuai dengan karma masing-masing, yang didasarkan atas perbuatannya di dunia. Serta masih banyak lagi cerita yang dikisahkan melalui lukisan dan juga ukiran yang karakter-karakternya berwujud seperti wayang tersebut.

Obyek wisata Kertha Gosa ini terletak di jantung Kota Semarapura, yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Klungkung, berjarak kurang lebih 40 kilometer di sebelah timur Kota Denpasar. Lokasi ini dapat dicapai dengan memakai kendaraan bermotor, dan juga akan memakan waktu sekitar 45 menit melalui dari Jl. Prof.Dr.Ida Bagus Mantra.
Suka artikel berjudul Kertha Gosa, Bangunan Bersejarah di Klungkung Bali, Yuk bagikan ke: