Pesona Gili Lawa di Flores Nusa Tenggara Timur (NTT)

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gili Lawa merupakan salah satu pulau yang mempunyai lanskap sangat indah. Sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni dan berada di gugusan Kepulauan Komodo, Provinsi NTT, yaitu tepatnya disebelah utara Pulau Komodo dan secara langsung berhadapan dengan Laut Flores. Gili Laba yang terkenal juga dengan nama lainnya Gili Lawa ini mempunyai spot iconic, dimana ada 2 (dua) pulau yang ditengah-tengahnya ada perairan semacam selat yang diapit oleh 2 (dua) buah pulau. Setiap para pengunjung yang datang ke Gili Lawa rasanya belum komplit bila belum berfoto dengan latar belakang keindahan Gili Lawa.

Untuk menuju ke Gili Lawa, para pengunjung bisa memakai jasa agen travel di Labuan Bajo yang menjual berbagai macam paket wisata sailing trip Komodo dengan harga yang sangat variatif. Tetapi dikarenakan lokasi Gili Lawa dari Pelabuhan Labuan Bajo hanya cukup ditempuh dalam 1 hari perjalanan pulang pergi, hampir semua para agen travel memasukkan destinasi pariwisata Gili Lawa ini ke dalam paket 3 (tiga) hari 2 (dua) malam (3D2N). Gili Lawa memang sungguh sangat disayangkan jika dilewati dalam 1 (satu) hari saja, karena itulah pilih paket wisata sailing yang 3 (tiga) hari 2 (dua) malam supaya bisa menikmati matahari terbit (sunrise) dan terbenam (sunset) di sana.

Gili Lawa sendiri terbagi atas 2 (dua), yakni Gili Lawa Laut dan Gili Lawa Darat, dengan kondisi keduanya yang saling berseberangan. Letak Gili Lawa Darat sendiri berada diantara Pulau Komodo dan Gili Lawa Laut. Lanskap Gili Lawa lebih didominasi oleh perbukitan nan eksotis dan dipenuhi oleh hamparan padang rumput, yang jika dimusim kemarau akan berwarna kuning, serta akan berwarna hijau segar jika memasuki musim peralihan dan dimusim penghujan.

Trekking merupakan aktivitas wajib yang harus dilakukan pengunjung jika berkunjung ke Gili Lawa, dikarenakan keindahan Gili Lawa ini akan sempurna rasanya jika dilihat dari puncak bukitnya. Waktu perjalanan yang diperlukan untuk sampai ke puncaknya yakni kurang lebih 30 menit sampai 1 (satu) jam lamanya, tergantung dari stamina setiap pengunjung. Untukk jalur pendakiannya pun cukup terjal, cukup menguras tenaga dan licin dikarenakan kontur tanahnya berpasir dan mulai gundul disebabkan banyaknya orang yang melalui trek tersebut. Disarankan bagi para pengunjung yang akan trekking ke puncaknya untuk memakai sandal gunung ataupun memakai sepatu trekking yang permukaannya tidak licin, sehingga akan mempermudah trekking untuk sampai ke puncaknya.

Suasana di Gili Lawa

Setibanya di puncak, segala perasaaan letih akan terbayar lunas dengan suguhan pemandangan yang sangat menakjubkan. Bukit-bukit nan eksotis, hamparan rerumputan yang menguning, warna birunya langit dengan gradasi lautnya mulai dari warna biru muda sampai warna biru tua menjadi kombinasi lukisan yang indah Sang Maha Pencipta. Bagi para penikmat matahari terbit dan juga terbenam, Gili Lawa ini juga merupakan spot terbaik untuk menikmati keindahan matahari terbit maupun matahari terbenam. Para pengunjung bisa menikmati pesona keindahan senja hari dari atas bukit sambil memutar musik kesukaan dan juga bercanda ria dengan teman-teman.

Tidak hanya aktivitas trekking saja, bagi para pengunjung yang tidak ingin bersusah payah menaiki perbukitan juga bisa menikmati pesona keindahan Gili Lawa dengan cara beraktivitas air, seperti snorkeling, diving, ataupun berenang. Gili Lawa juga menyuguhkan panorama keindahan bawah lautnya yaitu biota laut dan terumbu karangnya yang dapat menghipnotis para pecinta bawah laut. Jadi jangan sampai melewatkan Gili Lawa ini jika anda berencana melakukan perjalanan sailing ke Kepulauan Komodo.

No comments: