Wisata Pendakian Gunung Egon di Sikka Flores NTT

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salah satu indikasi dari dahsyat letusan yang pernah terjadi disebuah gunung berapi bisa dilihat pada kawah yang terdapat pada gunung tersebut. Gunung Egon yang berada di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan bukti letusan sangat dahsyat yang pernah terjadi, dengan adanya kawah luas menganga lebar yang akan menimbulkan rasa takjub untuk siapapun yang melihatnya. Gunung Egon ini sendiri berada di wilayah timur dari Maumere atau tepatnya sekitar 30 (tiga puluh) km dari ibu kota Kabupaten Sikka tersebut.

Pada awal tahun 2016, status dari Gunung Egon ini dinaikkan menjadi “siaga” akibat aktivitas vulkanik yang meningkat disaat itu. Gempa juga dirasakan warga setempat yang tinggal tepat dikaki Gunung Egon. Letusan dahsyat terakhir pada gunung ini terjadi ditahun 1925 dan letusan terakhirnya terjadi ditahun 2008 silam.

Meskipun aktivitas vulkaniknya sering kali meningkat dan juga menimbulkan keresahan, dalam kondisi normalnya Gunung Egon merupakan salah satu gunung favorit untuk para pendaki yang berkunjung ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan ketinggian hingga mencapai 1.703 meter diatas permukaan laut, Gunung Egon ini tentunya menyuguhkan pengalaman petualangan yang sangat seru untuk para pendaki yang berkesempatan menginjakkan kaki di Gunung Egon ini.

Suasana di Gunung Egon

Tersedia 2 (dua) akses pendakian untuk para pendaki yang ingin sekali bercengkerama dengan suasana alam Gunung Egon. Pendakian bisa dimulai dari Desa Blidit atau Posko Pengamatan Gunung Egon. Untuk mencapai ke lokasi dari Gunung Egon ini, para pendaki bisa menempuh perjalanan dari 3 (tiga) wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sikka yakni wilayah Flores Timur, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Ngada.

Dipunggungan pertama sebelum sampai dibibir kawah, ada beberapa alat untuk mendeteksi aktivitas Gunung Egon ini. Dari lokasi ini, para pendaki cukup melewati 1 (satu) punggungan yang cukup terjal untuk sampai dibibir kawah Gunung Egon. Selain luas kawah yang menjadi sisa-sisa letusan, dari salah satu sudut sisi Gunung Egon juga ada semburan asap panas yang menandakan aktivitas vulkanik Gunung Egon ini.

No comments: