Wisata Pulau Nusa Lembongan di Bali



Nusa Lembongan merupakan tempat pelarian yang cocok bagi para petualang bawah laut. Alam bawah laut dari pulau ini menyimpan aneka ragam ikan dan juga terumbu karang yang akan memikat siapapun saat melihatnya. Namun bukan hanya itu kekayaan alam yang ditawarkan Pulau Nusa Lembongan.

Pulau yang terletak kurang lebih 11 kilometer sebelah tenggara Pulau Bali ini mempunyai kekayaan alam lain yang tidak kalah mempesona, yaitu hutan mangrove. Hutan mangrove yang menjadi daya tarik ekowisata unggulan Pulau Nusa Lembongan terletak di Pantai Jungut Batu, di sisi timur pulau ini.

Untuk menjelajahi hutan mangrove Nusa Lembongan, para pengunjung harus memakai perahu yang disewakan para nelayan setempat. Perahu ini berukuran lebih kecil dari perahu jukung yang biasa digunakan untuk mengantar para wisatawan yang ingin snorkeling. Dengan memakai perahu ini, para pengunjung akan diajak menjelajah celah diantara gugusan tanaman bakau.

Terdapat berbagai jenis tanaman bakau yang tumbuh di sini, seperti Bruguiera gymnorrhiza (lindur/bako), Avicennia lanata (api-api), Xylocarpus granatum (banang-banang), Sonneratia alba (prapat), dan juga Rhizophora apiculata (bakau putih). Perjalanan berkeliling hutan mangrove dengan memakai perahu membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Suasana di Pulau Nusa Lembongan

Laut dangkal disekitar hutan mangrove Jungut Batu ini juga menjadi salah satu tempat snorkeling terbaik di Pulau Nusa Lembongan. Akar nafas dari gugusan tumbuhan bakau menjadi habitat alami untuk beraneka jenis ikan. Puas menikmati keindahan dasar bawah laut, para pengunjung pun juga bisa beristirahat sejenak dibalik kerindangan hutan mangrove, sambil menikmati kesegaran kelapa muda yang dijajakan para pemilik perahu.

Pepohonan bakau yang sangat rindang juga menjadi tempat berkeliaran beberapa jenis jalak. Salah satu diantaranya adalah jalak Bali (Leucopsar rotschildii) yang merupakan satwa langka yang dilindungi.

Masyarakat setempat mempunyai kesadaran yang sangat baik didalam upaya pelestarian berbagai jenis jalak lokal dan juga sangat ketat didalam mencegah terjadinya perburuan jalak. Berwisata ke hutan mangrove ini pun bisa menambah wawasan para pengunjung mengenai pelestarian satwa liar. Hal tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang membuat hutan mangrove Jungut Batu ini layak menjadi bagian dari pengalaman penjelajahan di Lembongan.
Suka artikel berjudul Wisata Pulau Nusa Lembongan di Bali, Yuk bagikan ke: