Wisata Religi di Taman Air Mayura Lombok NTB

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jika ke Lombok dan ingin sekali merasakan kesejukan taman bernuansa religius, Cobalah anda datang ke tempat yang satu ini. Namanya Taman Air Mayura, sebuah taman bersejarah yang memiliki konsep bernuansa alam dengan atmosfer religius yang sangat terasa.

Memasuki area taman yang terletak di Kecamatan Cakranagera, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), ini kesan pertama yang akan muncul yaitu kedamaian yang terbalut oleh keasrian pepohonan. Saat memasuki taman yang dahulunya bernama Taman Istana Kelepug ini anda akan disambut dengan sebuah kolam besar.

Menariknya lagi, tepat di tengah-tengah kolam ada bangunan yang masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan "gili" atau yang didalam bahasa indonesia artinya pulau kecil, sebab letaknya yang berada teapat di tengah-tengah kolam. Di dalam bangunan ini, kita dapat melihat patung-patung yang terdapat di bagian halaman depan. Menurut cerita dari seorang pemandu, patung-patung tersebut mencerminkan keanekaragaman umat beragama di nusantara.

Suasana di Taman Air Mayura

Di taman yang dibangun ketika Kerajaan Bali ini masih berkuasa di Pulau Lombok, NTB, ini juga ada 3 (tiga) pura yang berada di dalam komplek Jagatnatha Mayura. Disini, kita dapat melihat 3 (tiga) pura, yaitu Pura Agung, Semeru, dan juga Rinjani. Dari ketiga pura itulah, sangat terlihat akan pengaruh Bali, Jawa, dan juga Lombok.

Taman Mayura ini dibangun oleh sang Raja Anak Agung Made Karangasem ditahun 1744 Masehi. Taman ini sebelum bernama Taman Air Mayura, pada awalnya diberi nama dengan Taman Istana Kelepug. Konon katanya, nama tersebut diambil dari suara yang sering muncul (kelepug-kelepug) dari derasnya air yang sering keluar dari mata air di tengah kolam.

No comments: