Inilah 10 Alat Musik Tradisional Dari Pulau Sumatera


Inilah 10 Alat Musik Tradisional Dari Pulau Sumatera

Artikel ini merupakan bagian dari artikel berjudul "Inilah 35 Alat Musik Tradisional Indonesia dari 35 Provinsi", tepatnya membahas mengenai alat musik tradisional dari provinsi-provinsi di Pulau Sumatera.

Pulau Sumatera sendiri terbagi atas 10 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung. Nah berikut ini penjelasan alat musik tradisional dari 10 provinsi tersebut :

Daftar Isi

1. Alat Musik Tradisional Dari Aceh

Serune Kalee, Alat Musik Tradisional Dari Aceh
Serune Kalee

Provinsi yang memiliki julukan Serambi Mekah ini mempunyai beraneka ragam alat musik tradisional, hanya saja alat musik yang menjadi ikon budayanya adalah bernama "Serune Kalee". Serune atau serunai khas Provinsi Aceh ini termasuk ke dalam jenis alat musik aerophon yang artinya dapat dimainkan dengan cara ditiup. Pada Serune Kalee ini terdapat lubang-lubang nada pada bagian tangkainya yang berfungsi sebagai pengatur tinggi rendahnya nada.

2. Alat Musik Tradisional Dari Sumatera Utara

Aramba, Alat Musik Tradisional Dari Sumatera Utara
Aramba

Suku Batak merupakan suku mayoritas di Provinsi Sumatera Utara yang sudah dikenal lama sebagai suku yang sangat kuat dalam memegang erat kebudayaan nenek moyangnya. Dalam kesenian musik, suku Batak mempunyai beraneka ragam jenis alat musik tradisional dengan "Aramba" sebagai ikon kebudayaannya. Aramba adalah sejenis gong kecil yang kerap dimainkan di dalam upacara adat suku Batak. Alat musik ini termasuk ke dalam jenis alat musik ideophon yang artinya adalah dapat dimainkan dengan cara dipukul.

3. Alat Musik Tradisional Dari Riau

Gambus, Alat Musik Tradisional Dari Riau
Gambus

Adat kebudayaan melayu sangat kental terasa di dalam kehidupan masyarakat di Provinsi Riau pada umumnya. Terkait dengan kesenian musik, provinsi Riau mempunyai ikon khusus, yakni alat musik yang bernama "Gambus". Alat musik Gambus ini sejatinya berasal dari kebudayaan Timur Tengah yang dibawa langsung oleh para pedangang Gujarat dimasa penyebaran agama Islam di Indonesia. Meskipun demikian, alat musik tradisional ini justru lebih populer di dalam kebudayaan masyarakat Melayu Provinsi Riau dibandingkan dengan kebudayaan masyarakat Gujarat, Negara India lah yang memperkenalkannya. Alat musik ini termasuk ke dalam jenis alat musik Kordophon sebab dimainkan dengan cara dipetik.

4. Alat Musik Tradisional Dari Sumatera Barat

Gendang Tabuik, Alat Musik Tradisional Dari Sumatera Barat
Gendang Tabuik

Suku Minang di Provinsi Sumatera Barat mengenal beraneka ragam alat musik tradisional. Tetapi, yang paling unik diantaranya adalah alat musik bernama "Gendang Tabuik". Alat musik ini merupakan gendang khusus yang hanya dimainkan ketika memperingati hari wafatnya Cucu Rosululloh, yaitu Hasan Husein. Nilai-nilai spiritualis agama Islam juga terkandung kuat pada alat musik yang tergolong dalam jenis Membranophon ini.

5. Alat Musik Tradisional Dari Jambi

Akordeon, Alat Musik Tradisional Dari Jambi
Akordeon

Kebudayaan masyarakat Provinsi Jambi sebenarnya tidak banyak berbeda dengan kebudayaan masyarakat Provinsi Riau. Masyarakat dari kedua provinsi ini memang mempunyai keterkaitan sangat erat dengan kebudayaan Melayu sejak dimasa lampau. Membahas mengenai ikon budaya kesenian musik, provinsi Jambi ini sendiri mempunyai alat musik tradisional yang bernama "akordeon" atau "kordeon". Alat musik ini dimainkan dengan cara dipompa atau ditekan.

6. Alat Musik Tradisional Dari Kepulauan Riau

Gendang Panjang dan Marwas, Alat Musik Tradisional Dari Kepulauan Riau
Gendang Panjang dan Marwas

Kebudayaan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau tidak jauh berbeda dengan masyarakat di Provinsi Riau. Keduanya sama-sama sarat akan kebudayaan Melayu yang sangat kental. Namun untuk ikon alat musik tradisionalnya, pihak Pemda Kep. Riau memperkenalkan alat musik Gendang Panjang dan Marwas ke kancah nasional. Kedua alat musik tersebut termasuk ke dalam jenis alat musik membranophon sebab mempunyai membran yang menjadi sumber bunyinya.

7. Alat Musik Tradisional Dari Bangka Belitung

Rebana, Alat Musik Tradisional Dari Bangka Belitung
Rebana

Seperti yang bisa kita lihat pada film yang berjudul “Laskar Pelangi”, masyarakat Melayu Provinsi Bangka Belitung memang sudah lama akrab dengan alat musik bernama Rebana sebagai alat musik tradisionalnya. Rebana khas Provinsi Bangka Belitung ada yang dilengkapi dengan beberapa logam gemerincing pada bagian tepi kerangkanya, namun ada juga yang polos. Selain alat musik rebana, Provinsi Bangka Belitung juga mengenal beberapa alat musik tradisional lainnya khas Melayu lainnya, seperti Gendang, Gambus, dan Rebab.

8. Alat Musik Tradisional Dari Sumatera Selatan

Burdah OKU,Alat Musik Tradisional Dari Sumatera Selatan
Burdah OKU

Provinsi Sumatera Selatan mengangkat alat musik tradisional bernama "Burdah OKU" ke kancah nasional. Burdah OKU sendiri merupakan sejenis alat musik rebana yang sejak lama ada di dalam budaya masyarakat asli Ogan Komering Ulu. Alat musik ini biasa dimainkan dalam mengiringi lagu-lagu Barjanji yang kerap dibacakan dalam acara pengajian di kampung-kampung.

9. Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu

Doll, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Doll

Masyarakat Provinsi Bengkulu mempunyai ikon alat musik tradisional yang bernama "Doll". Alat musik ini adalah sebuah gendang kecil dan berangka cembung yang termasuk ke dalam jenis alat musik membranophon. Doll umumnya mempunyai fungsi yang sama dengan alat musik tradisional gendang Tabuik khas Provinsi Sumatera Barat, yakni sebagai alat musik wajib di dalam acara ritual peringatan meninggalnya cucu Rosululloh.

10. Alat Musik Tradisional Dari Lampung

Bende, Alat Musik Tradisional Dari Lampung
Bende

Masyarakat adat Lampung mempunyai 4 alat musik tradisional yang benar-benar murni berasal dari kebudayaan nenek moyangnya, yakni Bende, Kompang, Serdam, dan Cetik atau Gamolan Pekhing. Di antara ke-4 alat musik tradisional tersebut, alat musik bernama Bende ini menjadi alat musik yang paling populer. Bahkan diabadikan dalam logo resmi dari Provinsi Lampung. Bende merupakan gong kecil yang dahulunya kerap digunakan sebagai media komunikasi warga.






Suka artikel berjudul Inilah 10 Alat Musik Tradisional Dari Pulau Sumatera, Yuk bagikan ke: