Inilah 5 Alat Musik Tradisional Dari Pulau Kalimantan

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Inilah 5 Alat Musik Tradisional Dari Pulau Kalimantan

Artikel ini merupakan bagian artikel berjudul "Inilah 35 Alat Musik Tradisional Indonesia dari 35 Provinsi", tepatnya membahas mengenai alat musik tradisional dari provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan.

Pulau Kalimantan sendiri terbagi atas 5 provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara. Nah berikut ini penjelasan alat musik tradisional dari 5 provinsi tersebut :

Daftar Isi

1. Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Barat

Tuma, Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Barat
Tuma

Tuma merupakan alat musik tradisional Kalimantan Barat sejenis gendang panjang. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar kayu berdiameter 25 centimeter dengan panjang 1 meter sebagai rangkanya dan kulit lembu sebagai membrannya. Tuma ini dimainkan dengan cara ditepuk sehingga alat musik ini tergolong ke dalam jenis alat musik membranophon. Alat musik ini kerap dimainkan sebagai pengiring tarian tradisional bersama dengan jenis alat musik tradisional lainnya.

2. Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Tengah

Japen, Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Tengah
Japen

Japen merupakan alat musik tradisional paling populer di antara alat musik tradisional lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Alat musik ini serupa dengan alat musik kecapi dan dimainkan dengan cara dipetik. Selain itu juga, nada yang dihasilkan oleh alat musik japen ini mirip dengan nada-nada musik dari kecapi. Ketika dimainkan, petikan dawai alat musik Japen akan menghasilkan bunyi yang sangat akrab dengan kebudayaan Tionghoa. Dalam ilmu seni modern, japen ini termasuk ke dalam jenis alat musik Chordophone.

3. Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Timur
Sampek

Sampek merupakan alat musik tradisional sejenis kecapi dan hampir mirip dengan alat musik Japen khas Provinsi Kalimantan Tengah. Alat musik ini berasal dari kebudayaan suku Dayak yang banyak tersebar di wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Sampek umumnya dimainkan secara tunggal atau solo sebagai pengiring nyanyian-nyanyian khas masyarakat Dayak. Terkadang, alat musik ini juga dimainkan bersama dengan alat musik lainnya di dalam pertunjukan kesenian musik di upacara-upacara adat khas suku Dayak.

4. Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Selatan

Gambus, Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Selatan
Gambus

Gambus khas Melayu juga dapat ditemukan dalam alat musik tradisional Provinsi Kalimantan Selatan. Namun, alat musik gambus suku Banjar ini diberi nama Panting. Panting sendiri merupakan alat musik tradisional dari Provinsi Kalimantan Selatan yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini dapat menghasilkan nada-nada melodi yang indah serta menggema seperti halnya suara gambus padang pasir. Diantara alat musik tradisional lainnya, panting ini menjadi yang paling kerap dimainkan oleh masyarakat Banjar sampai saat ini. Dalam ilmu seni modern, alat musik Panting ini termasuk ke dalam jenis alat musik Chordophone.

5. Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Utara

Sluding, Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Utara
Sluding

Provinsi Kalimantan Utara mempunyai alat musik tradisional bernama "Sluding". Alat musik ini terbuat dari 8 (delapan) bilah kayu dengan ukurannya yang berbeda-beda dan diuntai menyerupai bentuk gambang dengan seutas rotan. Ke-8 bilah kayu tersebut disusun pada sebuah rangka kayu dengan sebuah hiasan berupa kepala burung Enggang pada bagian atasnya. Sluding biasanya dimainkan dengan cara dipukul sehingga alat musik ini termasuk ke dalam jenis alat musik ideophone.





No comments: