Inilah 8 Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu


Inilah 8 Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu

Sejak lama, seni musik adalah salah satu bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kebudayaan Melayu di Provinsi Bengkulu. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya berbagai macam alat musik tradisional yang sudah dikenal masyarakatnya. Di antara alat-alat musik tersebut, ada beberapa jenis alat musik yang telah dikenal secara umum di dalam kebudayaan Melayu, seperti alat musik gendang, serunai, gambus, dan lain sebagainya. Tetapi selain itu juga ada jenis alat musik yang memang benar-benar asli dari kebudayaan Provinsi Bengkulu. Nah apa saja alat musik tersebut?

Berikut ini 8 alat musik tradisional dari Bengkulu :

Daftar Isi

1. Dol

Dol, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Dol

Dol adalah alat musik tradisional berupa sebuah gendang berbentuk cembung pada bagian sisinya. Sejak dahulu, gendang ini kerap dimainkan di dalam perayaan Tabot (1 sampai 10 Muharram), yaitu perayaan untuk mengenang kematian dari cucu Nabi Muhammad. Alat musik tepuk ini tidak bisa dimainkan oleh sembarang orang. Hanya seorang "sipai" atau orang keturunan India sajalah yang diperkenankan untuk memainkannya.

Didalam memainkan Dol, ada suatu aturan yang wajib untuk ditaati oleh para Sipai. Aturan tersebut terkait dengan ritme tepukan yang dimainkan dan jenis pukulan. Ada 3 (tiga) jenis tepukan di dalam aturan tersebut, yakni suwena, suwari, dan tamatam. Tepukan suwena adalah pukulan dengan ritme lambat yang dipakai untuk menggambarkan keadaan duka cita, sedangkan tepukan suwari adalah tepukan satu-satu untuk ritme yang panjang. Sementara tepukan tamatam adalah pukulan dengan ritme cepat yang dipakai untuk suasana riang.

Dalam pementasan, alat musik Dol ini umumnya tidak akan dimainkan sendirian. Terdapat berbagai macam alat musik tradisional lain yang mengiringinya alat musik tepuk ini, seperti tassa, serunai, dan rebana.

2. Rebana Kerincing atau Tasa

Rebana Kerincing atau Tasa, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Rebana Kerincing atau Tasa

Rebana kerincing merupakan alat musik tradisional Provinsi Bengkulu yang berupa rebana dengan pelengkap beberapa buah logam pada bagian kayunya. Ketika ditepuk, selain dapat menghasilkan suara dari getaran kulit membrannya, rebana ini juga akan menghasilkan bunyi gemerincing dari hasil benturan beberapa logamnya. Alat musik yang juga dikenal dengan sebutan "Tassa" ini ditemukan dalam kebudayaan suku Muko-muko di Bengkulu Selatan pada tanggal 5 Maret 1998.

3. Serunai

Serunai, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Serunai

Serunai merupakan alat musik tradisional Bengkulu yang berupa alat musik tiup. Terdapat 2 (dua) jenis serunai atau seruling di dalam perlengkapan alat musik tradisional Provinsi Bengkulu. Pertama terbuat dari kayu dan yang kedua terbuat dari kuningan. Meskipun bahan pembuatannnya berbeda, namun kedua serunai ini mempunyai bentuk, fungsi, dan juga cara memainkan yang sama. Alat musik ini dilengkapi dengan 6 (enam) buah lubang nada dan corongnya yang terbuat dari batok kelapa. Serunai umumnya dimainkan sebagai pengiring alat musik tradisional lainnya yang berasal dari Bengkulu.

4. Kulintang

Kulintang, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Kulintang

Di Bengkulu, kita juga bisa menemukan alat musik kulintang di dalam daftar alat musik tradisionalnya. Terdapat 2 (dua) jenis kulintang berdasarkan dari bahan pembuatannya, pertama kulintang yang terbuat dari logam, dan kedua kulintang yang terbuat dari bahan kayu. Kedua jenis alat musik kulintang ini dimainkan dengan cara yang sama, yakni dengan cara dipukul memakai alat pemukul khusus. Hanya saja dari segi bunyi, kedua alat musik ini sangatlah berbeda. Kulintang dari bahan logam biasanya akan menghasilkan suara yang lebih nyaring dan juga kuat.

5. Gambus

Gambus, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Gambus

Gambus merupakan alat musik khas dari jazirah Arab yang mulai dikenal oleh masyarakat Melayu Provinsi Bengkulu setelah pedagang Gujarat berinteraksi melalui jalur pelayaran dan perdagangan. Alat musik ini menjadi alat musik melodis dan juga alat musik harmonis yang melengkapi sebuah pertunjukan musik khas Provinsi Bengkulu. Oleh sebab itu alat musik yang mempunyai 9 dawai serta dimainkan dengan cara dipetik ini tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan Provinsi Bengkulu.

6. Gendang Panjang

Gendang Panjang, Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu
Gendang Panjang

Gendang panjang merupakan alat musik yang terbuat dari bahan dasar kulit kambing yang dibentangkan pada bagian batang kayu kelapa. Kulit kambing tersebut dijalin dengan menggunakan tali nilon supaya merenggang kuat dan akan menghasilkan suara yang nyaring ketika ditepuk. Alat musik satu ini umumnya dimainkan di dalam upacara pernikahan adat.

7. Akordion

Akordion merupakan alat musik yang terbuat dari bahan dasar kayu, kertas alumunium serta besi yang berbentuk persegi panjang. Alat musik satu ini  ditemukan pada bulan Maret 1998 di daerah Pal VII Kabupaten Rejang Lebong.

8. Hermanium

Hermanium merupakan alat musik berbentuk persegi serta terbuat dari bahan dasar kayu, besi, plastik, dan kertas. Pada badan alat musik satu ini dihiasi oleh beberapa ornamen bermotif flora. Alat musik Hermanium ini ditemukan di Kota Bengkulu pada bulan Maret 1983.
Suka artikel berjudul Inilah 8 Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu, Yuk bagikan ke: