Inilah 4 Keunikan Tari Kecak Dari Bali Dan Penjelasannya

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Inilah 4 Keunikan Tari Kecak Dari Bali Dan Penjelasannya

Tari Kecak adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Bali. Keunikan pada tarian ini tercipta perpaduan antara seni, budaya, dan juga kisah mistik yang terkandung di dalamnya sehingga menghasilkan sebuah gerakan tarian yang sangat mengagumkan. Selain itu tari kecak juga mempunyai beberapa keunikan yang tentunya dapat menarik perhatian khalayak. Nah, sebelum kita mengetahui apa saja keunikannya, mari kita mengenal sekilas tentang tari kecak dari Bali ini.

Apa Itu Tari Kecak?

Tari kecak adalah salah satu tarian adat tradisional dari Povinsi Bali yang menggambarkan tentang kisah pewayangan Ramayana melalui beberapa gerakan di dalam tariannya. Nah, selain telah menjadi warisan budaya leluhur, tari kecak ini juga mempunyai beberapa berfungsi, salah satunya adalah menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan baik itu lokal maupun bagi wisatawan mancanegara yang datang ke Provinsi Bali.

Sejarah Tari Kecak

Menurut sejarahnya, bahwa tari kecak ini diciptakan ditahun 1930 oleh salah satu seniman asli bali, yaitu bernama Wayan Limbak. Pada awalnya tari kecak ini sangat mengakar kepada ritual sakral yang bernama Sang Hyang. Ritual Sang Hyang sendiri adalah sebuah prosesi tari Hindu Bali dimana seorang penarinya akan kerasukan roh sehingga akan menjadi jembatan atau sebuah media komunikasi dengan para dewa. Komunikasi inilah yang dijalain dalam rangka menyampaikan sebuah pesan. Tetapi sejak tahun 1930 tari kecak ini telah menyisipkan beberapa cerita-cerita ramayana disetiap pertunjukannya.

Keunikan Tari Kecak

Nah setelah mengetahui secara singkat tentang tari kecak, tentunya kita juga harus mengetahui beberapa keunikan yang melatarbelakangi pada tarian khas Bali ini. Inilah 4 keunikan tari kecak:
  1. Suara "Cak..Cak..Cak..." yang dilantunkan secara tegas serta berulang kali oleh para penarinya mungkin menjadi keunikan yang sangat lekat pada tarian ini. Meskipun dinilai cukup aneh dan juga unik namun suara-suara tersebut mengandung beberapa nilai seni yang sangat tinggi dan juga menjadi daya tarik tersendiri.
  2. Tari kecak adalah salah satu jenis tarian tradisional yang tidak mengandalkan instrumen atau alat musik sama sekali didalam pertunjukannya. Musik yang dihasilkan pada tari kecak ini hanya dihasilkan dari suara para penarinya. Perpaduan antara bunyi "Cak...Cak...Cak" yang dipadupadankan dengan sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan suatu perpaduan yang sangat harmonis.
  3. Jika pada tarian tradisional lainnya umumnya dilengkapi dengan kostum atau busana yang sangat ciamik dan juga mencolok, para penari tari kecak ini justru tampil dengan bertelanjang dada, para penari hanya memakai kain kota-kotak seperti halnya sebuah permainan papan catur yang kemudian dipakai secara melingkar di pinggang mereka.
  4. Meskipun para penari tampil bertelanjang dada, tetapi pada tokoh seperti Rama, Sinta, dan Rahwana akan memakai pakaian lengkap sesuai dengan karakternya masing-masing.

No comments: