Batik Lumajang - Sejarah, Motif, Ciri Khas, Makna, dan Perkembangannya


Batik Lumajang - Sejarah, Motif, Ciri Khas, Makna, dan Perkembangannya

Lumajang merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang letak geografisnya berada di Propinsi Jawa Timur. Kota yang terkenal dengan sebutan kota pisang ini, selain terkenal akan aneka produk makanannya berbahan dasar pisang, seperti selai, keripik pisang, dan lain sebagainya, ternyata juga mempunyai kerajinan batik tulisnya. Bahkan motif pada batik Lumajang juga banyak terinspirasi dari buah pisang. Selain itu, motif dan corak warna dari batik Lumajang juga disesuaikan dengan kondisi masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Daftar Isi

Sejarah Batik Lumajang

Menurut sejarahnya, batik Lumajang berawal dari kegemaran seorang warga di Lumajang, tepatnya di Bentengrejo, Kunir Kidul yang gemar sekali membuat batik, sehingga di daerah tersebut menjadi kampung batik. Selain itu ada pula yang mengatakan jika kampung batik ini dahulu sempat mengalami berjaya di era Orde Baru. Namun ada pula yang mengatakan jika kejayaan tersebut terjadi sebelum pada tahun 1960. Berawal dari latar belakangnya inilah, kemudian dia mengajak masyarakat dan para pemuda disekitar untuk membentuk sebuah kelompok batik.

Motif Batik Lumajang

Batik Lumajang umumnya mempunyai motif atau corak yang cukup beraneka ragam, tetapi motif dan coraknya lebih lebih cenderung bermotifkan flora, seperti halnya motif pisang, tetapi ada pula motif lainnya, seperti motif gelombang, burung penglor, motif sulur, gunung semeru, dan lain sebagainya.

Ciri Khas Batik Lumajang

Ciri khas pada batik Lumajang ini ada pada warnanya, dimana proses pewarnaannya masih memakai warna-warna alami, sementara warna yang paling banyak dipakai adalah warna turqoise, seperti halnya warna yang berasal dari tumbuhan pisang atau manggis.

Sentra Batik Lumajang

Selain sentara batik di Kunir, ada pula sentra batik di beberapa kecamatan di Lumajang, seperti di Sukodono, Tempeh, dan juga Yosowilangun. Bahkan di wilayah lain seperti di Dusun Genitri, Kec. Rowokangkung juga mulai muncul beberapa sentra kerajinan batik. Di Kampung Batik inilah, ada beberapa kelompok para pengrajin batik yang bekerja melestarikan batik dengan berbagai macam inovasi untuk mengembangkan kerajinan batik, khususnya batik Lumajang

Perkembangan Batik Lumajang

Dalam perkembangannya, batik Lumajang memang belum setenar batik Jogja, Solo, dan Pekalongan, karena industri kreatif berupa kerajinan batik ini, masih diperlukan dukungan melalui berbagai maca even promosi guna memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas, khusunya masyarakat di Kabupaten Lumajang.
Suka artikel berjudul Batik Lumajang - Sejarah, Motif, Ciri Khas, Makna, dan Perkembangannya, Yuk bagikan ke: